Ratusan Rumah di Lumajang Rata dengan Tanah Akibat Gempa Malang

  • Salah satu rumah warga di RT 2 RW 10 Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari hancur akibat terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di selatan Malang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
  • Salah satu rumah warga di RT 2 RW 10 Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari hancur akibat terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di selatan Malang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
  • Ratusan rumah dan bangunan roboh hingga tidak bisa ditempati warga yang menjadi korban bencana gempa tersebut.
  • Ratusan rumah dan bangunan roboh hingga tidak bisa ditempati warga yang menjadi korban bencana gempa tersebut.
  • Ratusan rumah dan bangunan roboh hingga tidak bisa ditempati warga yang menjadi korban bencana gempa tersebut.
  • Salah satu rumah warga di RT 2 RW 10 Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari hancur akibat terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di selatan Malang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021).
  • Rumah warga yang rusak parah akibat terdampak gempa Malang.
  • Anggota TNI membantu warga yang rumahnya hancur akibat terdampak gempa Malang.
  • Anggota TNI membantu warga yang rumahnya hancur akibat terdampak gempa Malang.
  • Salah satu rumah warga di RT 2 RW 10 Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari hancur akibat terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di selatan Malang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021).
  • Salah satu rumah warga di RT 2 RW 10 Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari hancur akibat terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di selatan Malang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021).

Salah satu rumah warga di RT 2 RW 10 Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari hancur akibat terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di selatan Malang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). Ratusan rumah dan bangunan roboh hingga tidak bisa ditempati warga yang menjadi korban bencana gempa tersebut.

Foto SINDOnews/Yuswantoro

(sra)
Top