Dua Tahun Menanti, Bayi Kembar Siam Inaya dan Anaya Akan Menjalani Operasi di Surabaya

  • Bayi Kembar Siam Inaya dan Anaya saat bersama sang ayah.
  • Setelah dua tahun menanti, operasi pemisahan bayi kembar siam Inaya dan Anaya asal Lombok Timur akhirnya mendapat kepastian.
  • Inaya dan Anaya rencananya akan menjalani operasi pada bulan Agustus mendatang di RS Sutomo Surabaya.

Setelah dua tahun menanti, operasi pemisahan bayi kembar siam Inaya dan Anaya asal Lombok Timur akhirnya mendapat kepastian. Inaya dan Anaya rencananya akan menjalani operasi pada bulan Agustus mendatang di RS Sutomo Surabaya.

"Insyallah, jika tidak ada kendala kita akan antar (red ; RS Sutomo Surabaya) pada bulan Agustus",Ujar Plt Direktur Utama RSUD dr. Raden Soedjono Selong, dr. M.Tantowi Jauhari, Sp.B, Senin (31/05).

Tantowi mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan jajaran direksi dan Ketua Tim operasi pemisahan kembar siam RS Sutomo untuk menyampaikan sejumlah kendala dan kondisi bayi Inaya dan Anaya yang belum bisa dioperasi karna situasi pandemi hingga akhirnya disetujui keduanya akan menjalani operasi di Surabaya.

Tim yang akan melakukan operasi, ujarnya sudah siap, lebih lagi Tim RS Sutomo. Karna memang home basenya operasi kembar siam, dipastikan Tim yang terlibat lengkap. "Ada 30 sampai 40 orang disiapkan disana, dari kita hanya mengirim 10 orang termasuk dokter, perawat dan pendamping,"Jelasnya.

Sedangkan masalah pembiyaan, lanjut Tantowi sudah selesai, pemda siap menanggung kekurangan biaya yang dikumpulkan para donatur."Pak Bupati sudah mendukung, kemudian para donatur, ya kita gotong royong demi suksesnya operasi ini," imbuhnya.

Agenda operasi bayi kembar siam ini beberapa kali tertunda karna alasan pandemi. Awalnya, operasi direncanakan dilaksanakan di RSUD Selong, tapi karna kendala pandemi akhirnya diputuskan untuk dioperasi di Surabaya.

Kini, Inaya dan Anaya telah menginjak usia 2 tahun. Keduanya, lahir 8 mei 2019 dengan berat 3,7 kilogram, lahir kembar siam dengan dua jantung dan satu hati.

FOTO Kontributor MPI/Ramli Nurawan

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top