alexametrics

Aksi Tanam Padi di Sawah Tercemar Limbah

  • Kondisi persawahan di Kampung Nyalindung, Desa Linggar Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung yang tercemar limbah industri tekstil.
  • Aksi tanam padi ini sebagai bentuk protes kepada Bupati Sumedang terkait pemberian izin pembuangan limbah cair ke Sungai Cikijing.
  • Aksi tanam padi ini sebagai bentuk protes kepada Bupati Sumedang terkait pemberian izin pembuangan limbah cair ke Sungai Cikijing.
  • Aksi tanam padi ini sebagai bentuk protes kepada Bupati Sumedang terkait pemberian izin pembuangan limbah cair ke Sungai Cikijing.
  • Produksi padi di kawasan ini menurun hingga 70 persen.
  • Produksi padi di kawasan ini menurun hingga 70 persen.
  • Petani mengenakan personal protection equipment atau alat perlindungan diri dari bahan berbahaya dan beracun saat menanam padi di kawasan persawahan yang tercemar limbah industri tekstil di Kampung Nyalindung, Desa Linggar Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/12/2015).

Koalisi Melawan Limbah yang terdiri atas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung, Paguyuban Warga Peduli Lingkungan (Pawapeling), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat dan Greenpeace Indonesia melayangkan gugatan terhadap Bupati Sumedang terkait pemberian izin pembuangan limbah cair ke Sungai Cikijing pada PT Kahatex, PT Five Star Textile, dan PT Insan Sandang Internusa yang berakibat pada tercemarnya 1000 hektar lebih lahan persawahan. Hal ini mengakibatkan menurunnya produktivitas padi mencapai 70 persen serta mengancam konsumsi air pakai warga yang terkontaminasi zat kimia berbahaya.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak