alexametrics

Yaman Berlakukan Jam Malam, Pasca Serangan Udara

  • Puing-puing reruntuhan sebuah fasilitas penyimpanan barang akibat serangan udara koalisi yang dimpimpin Arab Saudi di ibukota Yaman Sanaa, 3 Januari 2016. REUTERS / Mohamed al-Sayaghi
  • Pasukan pro-pemerintah bersiaga di dekat pintu masuk dari Taiz menuju kota barat daya Yaman, Minggu, 3 Januari 2016. REUTERS / Stringer
  • Seorang pria berdiri di atas foto Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi yang tergeletak di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, Minggu, 3 Januari 2016. REUTERS / Mohamed al-Sayaghi
  • Pejuang Komite pro-pemerintah Perlawanan Rakyat berada di pos penjagaan pintu masuk kota Yaman di barat daya Taiz, Minggu, 3 Januari 2016. REUTERS / Stringer
  • Warga berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara yang dipimpin Arab Saudi di ibukota Yaman Sanaa, Minggu (03/01/2015).

Warga berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara yang dipimpin Arab Saudi di ibukota Yaman Sanaa, Minggu (03/01/2015). Pihak berwajib di Aden, Yaman memberlakukan jam malam setelah 17 orang tewas dalam kekerasan yang diduga dilakukan kelompk garis keras. Jam malam tersebut berlaku sejak pukul 08.00 malam hingga 05.00 pagi. Koalisi pimpinan Arab Saudi berhasil merebut kembali Aden dan empat provinsi disekitarnya di wilayah selatan yang sebelumnya diduduki pemberontak Huthi didukung Iran. REUTERS / Mohamed al-Sayaghi

(bon)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak