alexametrics

Bakamla dan Bapeten Gelar Simulasi Penanganan Pencemaran B3

  • Petugas mendeteksi tubuh awak kapal untuk mengetahui apakah terkontaminasi bahan berbahaya atau tidak.
  • Petugas mendeteksi tubuh awak kapal untuk mengetahui apakah terkontaminasi bahan berbahaya atau tidak.
  • Petugas mengevakuasi korban akibat terkena bahan berbahaya (B3).
  • Petugas mengevakuasi korban akibat terkena bahan berbahaya (B3).
  • Petugas mengevakuasi korban akibat terkena bahan berbahaya (B3).
  • Petugas mengevakuasi kapal yang diduga mengangkut bahan berbahaya (B3).
  • Petugas mengevakuasi kapal yang diduga mengangkut bahan berbahaya (B3).
  • Petugas mengevakuasi awak kapal yang diduga mengangkut bahan berbahaya (B3).
  • Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menggelar simulasi penanganan kasus pencemaran Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di perairan teluk Mata Kucing Barelang, Kepulauan Riau, Selasa (15/03/2016).

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menggelar simulasi penanganan kasus pencemaran Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di perairan teluk Mata Kucing Barelang, Kepulauan Riau, Selasa (15/03/2016). Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka optimalisasi dan pencengahan sedini mungkin penceramaran limbah B3 di perairan yurisdiksi Indonesia serta meningkatkan keterampilan personel dalam mendeteksi dan menangani bahan berbahaya dan beracun melalui laut. Simulasi meliputi penanganan nuklir spontan, patroli keamanan dan keselamatan laut serta tindakan apa yang harus dilakukan apabila menjumpai kapal pengangkut bahan berbahaya dan beracun tanpa terdeteksi oleh peralatan pemantau dari pusat maupun dari kantor Bakamla Zona Maritim Barat.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak