Melawan Keterbatasan, Begini Potret Perjuangan Atlet Disabilitas di Paralimpiade Tokyo 2020

  • Natalie Sims dari Amerika Serikat beraksi selama Heat 1, Tokyo Aquatics Centre, Tokyo, Japan, 25 Agustus 2021. REUTERS/Molly Darlington
  • Paralimpian Igor Plotnikov dari Komite Paralimpik Rusia dibantu oleh pelatihnya selama latihan REUTERS/Molly Darlington
  • Paralimpian Cedric Nankin dari Prancis beraksi. Tokyo, Japan, 25 Agustus 2021. REUTERS/Bernadett Szabo
  • Paralimpian Hao Li dari China bereaksi dalam aksi melawan Artem Manko dari Ukraina REUTERS/Marko Djurica
  • Paralimpian Thomas Boehme dari Jerman menembak di antara Brian Bell dari Amerika Serikat dan Matt Scott dari Amerika Serikat REUTERS/Bernadett Szabo
  • Paralimpian Bruno Vanhove dari Belgia beraksi REUTERS/Kim Kyung-Hoon
  • Paralimpian Ibrahim Elhusseiny Hamadtou dari Mesir beraksi melawan Taman Hong Kyu Korea Selatan. Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Japan, 25 Agustus 2021. REUTERS/Ivan Alvarado

Paralimpian Ibrahim Elhusseiny Hamadtou dari Mesir beraksi melawan Taman Hong Kyu Korea Selatan. Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Japan, 25 Agustus 2021. Usai Olimpiade 2020 berakhir, Tokyo menjadi tuan rumah Paralimpiade. Paralimpiade adalah pesta olahraga untuk atlet penyandang disabilitas.

Sama halnya Olimpiade, tiap atlet dari negara di berbagai dunia bakal berjuang memperebutkan podium tertinggi di ajang Paralimpiade. Meski menyandang disabilitas, paralimpian ini akan berjuang sekuat tenaga untuk mengharumkan negaranya masing-masing dengan menjadi juara.

Paralimpian dari penjuru dunia akan berjuang melawan keterbatasan, menginspirasi untuk tidak menyerah dengan keadaan.

REUTERS/Ivan Alvarado

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top