Baznas RI Salurkan Bantuan Modal pada 10.000 UMKM Terdampak Pandemi Covid-19

  • Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) Nur Chamdani dan Ketua Baznas Jawa Timur Muhammad Roziqi, menyapa para pedagang disela-sela peluncuran dan penyerahan simbolis bantuan program Kita Jaga Usaha, di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Deles, Jl. Arif Rahman Hakim, Surabaya, Jawa Timur.
  • Program ekonomi Kita Jaga Usaha merupakan salah satu terobosan Baznas RI untuk mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan Covid-19 melalui zakat, infak dan sedekah.
  • Sebanyak 10.000 pelaku usaha kecil dan pekerja informal terdampak pandemi mendapatkan bantuan modal langsung masing-masing sebesar Rp. 1000.000.
  • Khusus untuk Jawa Timur Baznas RI mengalokasikan kepada 550 UMKM. Baznas berharap, adanya program ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terdampak agar dapat bertahan di masa sulit dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) Nur Chamdani dan Ketua Baznas Jawa Timur Muhammad Roziqi, menyapa para pedagang disela-sela peluncuran dan penyerahan simbolis bantuan program Kita Jaga Usaha, di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Deles, Jl. Arif Rahman Hakim, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (27/8/2021).

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) Nur Chamdani dan Ketua Baznas Jawa Timur Muhammad Roziqi, menyapa para pedagang disela-sela peluncuran dan penyerahan simbolis bantuan program "Kita Jaga Usaha", di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Deles, Jl. Arif Rahman Hakim, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (27/8/2021). Program ekonomi "Kita Jaga Usaha" merupakan salah satu terobosan Baznas RI untuk mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan Covid-19 melalui zakat, infak dan sedekah.

Sebanyak 10.000 pelaku usaha kecil dan pekerja informal terdampak pandemi mendapatkan bantuan modal langsung masing-masing sebesar Rp. 1000.000. Khusus untuk Jawa Timur Baznas RI mengalokasikan kepada 550 UMKM. Baznas berharap, adanya program ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terdampak agar dapat bertahan di masa sulit dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

Diketahui bersama, selama pandemi puluhan juta pekerja terdampak. Sebagian beralih ke UMKM demi bertahan hidup. Dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi menimbulkan banyak kekhawatiran terutama pada keberlangsungan usaha ultra mikro sampai dengan usaha kecil. Baznas mencatat ada 87,5 persen dari total jumlah UMKM di Indonesia terdampak Covid-19.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top