Berwisata ke Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Mensyukuri Mahakarya Tuhan

  • Pengunjung saat menikmati suasana objek wisata Negeri Atas Awan sempat viral yang sudah dibuka kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di Kawasan Desa Citorek, Lebak, Banten.
  • Pengunjung saat menikmati suasana objek wisata Negeri Atas Awan sempat viral yang sudah dibuka kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di Kawasan Desa Citorek, Lebak, Banten.
  • Hamparan samudera awan di Gunung Luhur terlihat saat pagi hari, mulai pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB. gumpalan awan berwarna putih yang sangat luas, baru saja terbentuk dan menggantung di bawah kaki bukit di Gunung Luhur.
  • Keindahan negeri di atas awan Citorek tak kalah mempesona dibandingkan panorama serupa yang bisa disaksikan di negeri di atas awan yang berada disejumlah daerah.
  • Setelah keberadaan negeri di atas awan Gunung Luhur menjadi viral, banyak pengunjung yang datang setiap harinya.
  • Jumlah pengunjung akan meningkat pesat saat akhir pekan, meskipun sebagian besar pengunjung itu berasal dari Lebak, dan masih sebagian kecil pengunjung dari luar daerah.
  • Jika pengunjung baru tiba di lokasi lebih dari pukul 08.00 WIB, awan mulai beranjak pergi dan hanya menyuguhkan pemandangan lembah Citorek dari ketinggian saja.
  • Jika pengunjung baru tiba di lokasi lebih dari pukul 08.00 WIB, awan mulai beranjak pergi dan hanya menyuguhkan pemandangan lembah Citorek dari ketinggian saja.
  • Karena itu, menginap adalah salah satu pilihan terbaik supaya tidak ketinggalan momen samudera awan. Tapi jangan bayangkan hotel yang nyaman, karena memang belum tersedia.
  • Jangan khawatir soal akomodasi, di atas sana sudah tersedia warung-warung makan yang menyediakan kebutuhan pengunjung mulai dari makanan ringan hingga nasi untuk sarapan. Untuk berkunjung ke Wewengkon Citorek, wisatawan dapat menggunakan motor atau mobil selama 15 menit dari Kampung Ciusul. Sedangkan dari Rangkasbitung, rute menuju Wewengkon Citorek dapat ditempuh sekitar 4 jam perjalanan naik mobil.
  • Pengunjung saat menikmati suasana objek wisata Negeri Atas Awan sempat viral yang sudah dibuka kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di Kawasan Desa Citorek, Lebak, Banten. Minggu (12/9/2021).

Pengunjung saat menikmati suasana objek wisata Negeri Atas Awan sempat viral yang sudah dibuka kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di Kawasan Desa Citorek, Lebak, Banten. Minggu (12/9/2021). Hamparan samudera awan di Gunung Luhur terlihat saat pagi hari, mulai pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB. gumpalan awan berwarna putih yang sangat luas, baru saja terbentuk dan menggantung di bawah kaki bukit di Gunung Luhur.

Keindahan negeri di atas awan Citorek tak kalah mempesona dibandingkan panorama serupa yang bisa disaksikan di negeri di atas awan yang berada disejumlah daerah. Setelah keberadaan negeri di atas awan Gunung Luhur menjadi viral, banyak pengunjung yang datang setiap harinya. Jumlah pengunjung akan meningkat pesat saat akhir pekan, meskipun sebagian besar pengunjung itu berasal dari Lebak, dan masih sebagian kecil pengunjung dari luar daerah.

Jika pengunjung baru tiba di lokasi lebih dari pukul 08.00 WIB, awan mulai beranjak pergi dan hanya menyuguhkan pemandangan lembah Citorek dari ketinggian saja. Karena itu, menginap adalah salah satu pilihan terbaik supaya tidak ketinggalan momen samudera awan. Tapi jangan bayangkan hotel yang nyaman, karena memang belum tersedia.

Pengunjung bisa menginap di rumah warga atau membuka tenda di lahan yang sudah disediakan oleh pengelola lengkap dengan penyewaan tendanya. Jangan khawatir soal akomodasi, di atas sana sudah tersedia warung-warung makan yang menyediakan kebutuhan pengunjung mulai dari makanan ringan hingga nasi untuk sarapan.

Untuk berkunjung ke Wewengkon Citorek, wisatawan dapat menggunakan motor atau mobil selama 15 menit dari Kampung Ciusul. Sedangkan dari Rangkasbitung, rute menuju Wewengkon Citorek dapat ditempuh sekitar 4 jam perjalanan naik mobil.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top