alexametrics

HT Dorong Pariwisata Indonesia

  • HT bersama Liliana Tanoesoedibjo saat menghadiri acara Tourism, Hotel Investment & Networking Conference 2016 di Bali.
  • HT bersama Liliana Tanoesoedibjo saat menghadiri acara Tourism, Hotel Investment & Networking Conference 2016 di Bali.
  • Saat berbicara di depan ratusan peserta, HT mengatakan, potensi pariwisata di Indonesia masih sangat besar. Namun, jumlah turis yang datang ke Indonesia jauh lebih rendah dibanding Singapura hingga Thailand.
  • Saat berbicara di depan ratusan peserta, HT mengatakan, potensi pariwisata di Indonesia masih sangat besar. Namun, jumlah turis yang datang ke Indonesia jauh lebih rendah dibanding Singapura hingga Thailand.
  • Saat berbicara di depan ratusan peserta, HT mengatakan, potensi pariwisata di Indonesia masih sangat besar. Namun, jumlah turis yang datang ke Indonesia jauh lebih rendah dibanding Singapura hingga Thailand.
  • Saat berbicara di depan ratusan peserta, HT mengatakan, potensi pariwisata di Indonesia masih sangat besar. Namun, jumlah turis yang datang ke Indonesia jauh lebih rendah dibanding Singapura hingga Thailand.
  • CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat menjadi pembicara dalam Tourism, Hotel Investment & Networking Conference 2016 di Bali, Rabu (31/8/2016).

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menghadiri acara Tourism, Hotel Investment & Networking Conference 2016 di Bali, Rabu (31/8/2016). Saat berbicara di depan ratusan peserta, HT mengatakan, potensi pariwisata di Indonesia masih sangat besar. Namun, jumlah turis yang datang ke Indonesia jauh lebih rendah dibanding Singapura hingga Thailand. Untuk itu, dia mengimbau agar potensi pariwisata dapat dimaksimalkan untuk membangun ekonomi nasional. Hal ini dapat ditempuh dengan berbagai cara. Menurutnya, dengan mengembangkan sektor pariwisata, maka dapat membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi. Sehingga kesenjangan kesejahteraan di Indonesia juga dapat teratasi.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak