Bikin Baper, Lagu Kota Hujan Single Ketiga Elfa Tahmila Penuh Romansa dan Kenangan

  • Kota hujan, menjadi single ke 3 dari Elfa Tahmila setelah meluncurkan dua single sebelumnya Pelarian dan Rindu. Lagu ini bercerita tentang sebuah kota yang menyimpan banyak kenangan cinta dua sejoli dan dikemas dengan genre musik yang menarik dan unik.
  • Kota hujan, menjadi single ke 3 dari Elfa Tahmila setelah meluncurkan dua single sebelumnya Pelarian dan Rindu. Lagu ini bercerita tentang sebuah kota yang menyimpan banyak kenangan cinta dua sejoli dan dikemas dengan genre musik yang menarik dan unik.

Kota Bogor atau sering disebut "Kota Hujan" merupakan kota yang yang indah, nyaman dan penuh kenangan. Tidak heran kota ini menjadi salah satu destinasi favorit yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal inilah yang menjadi inspirasi penyanyi Elfa Tahmila untuk mengungkapkannya lewat lagu yang telah dirilisnya baru-baru ini yang bertajuk "Kota Hujan". Lagu ini menjadi single ketiga setelah meluncurkan dua single sebelumnya, Pelarian dan Rindu pada tahun lalu. Lagu Kota Hujan bercerita tentang sebuah kota yang menyimpan banyak kenangan, tentang canda, tawa dan rindu sebuah pertemuan dua sejoli yang cintanya bersemi di Kota Bogor.

Elfa mengatakan Kota Bogor mempunyai tempat tersendiri di dalam kenangannya. "Di kota ini banyak hal indah yang terjadi di dalam kehidupanku, baik dulu hingga sekarang bersama keluarga. Kota Bogor penuh tempat sejarah, kota yang nyaman, kota hujan dengan berbagai kisah cintanya," ujar Elfa saat dihubungi usai rilis single Kota Hujan, belum lama ini.

Mengambil latar belakang Kebun Raya Bogor, video clip Kota Hujan kental akan suasana romantis. Bergenre bossa nova, Elfa menggandeng Chaka Priambudi sebagai produsernya yang mampu memadukan untaian harmoni petikan gitar dari Karty Rosen dan kombinasi ketukan halus drum dari Jeane Phialsa, membuat pecinta musik seolah-olah ikut dalam romansa kebahagiaan dua sejoli yang tengah jatuh cinta.

Bossa nova adalah campuran musik jazz dan samba yang berasal dari Brazil. Kecintaan akan musik jazz penyanyi kelahiran Kandangan, Kalimantan Selatan ini dipengaruhi sosok musisi ternama tanah air Elfa Secioria yang menjadi pembimbingnya dari kecil.

"Waktu kecil sering ikutan lomba dan festival hingga suatu saat dipertemukan dengan Bang Elfa Secioria dan akhirnya dibimbing oleh beliau dari teknik dan cara bernyanyi, karena beliau lah musik jazz menginfluence karir musikku," ucap penyanyi yang pernah meraih Grand Champion pada World Choir Games, kategori Pop dan Jazz, Elfa’s Singers Choir. Graz, Austria pada 2008 yang lalu.

Tidak hanya musik Jazz yang dikuasainya, penyanyi yang juga sebagai song writer dan vocal director ini juga mampu menyanyi alunan musik melayu dan keroncong. Terbukti pada tahun 2016, ia menjadi pemeran dan penyayi dalam drama musikal "Khatulistiwa" yang digelar di Taman Ismail Marzuki dengan membawakan lagu bernuansa melayu.

Berkarir 21 tahun di dunia seni dan musik, Elfa memiliki sederet prestasi yang membanggakan tidak hanya untuk dirinya tapi untuk Indonesia. Ia pernah meraih Silver Medal pada Olympic Choir, kategori Chirdren Choir, Elfa’s Children Choir di Linz, Austria (2000), Gold Medal pada World Choir Games, kategori Ethnic, Elfa’s Ethnic Choir. Busan, Korea Selatan (2002), Grand Champion pada World Choir Games, kategori Pop dan Jazz, Elfa’s Singers Choir. Busan, Korea Selatan (2002), Tour Concert 10 kota besar di Korea Selatan atas undangan Interculture Kor-Sel, Elfa’s Jazz and Pop Singers pada 2003-2007 hingga menjadi Vocal Guide untuk Titik Puspa dan Choir pada “Drama Musikal Malin Kundang”.

Di akhir percakapan, Elfa berharap single Kota Hujan yang baru dirilisnya ini dapat dinikmati oleh semua pecinta musik di seluruh ndonesia serta menjadi penyemangat bagi para pelaku seni untuk tetap berkarya meski di tengah pandemi Covid-19.

"Semoga single ketiga saya ini dapat diterima para pecinta musik di Indonesia serta berharap kepada teman-teman para musisi dan pelaku seni untuk semangat berkreatifitas dan berkarya meski di tengah pandemi, pungkasnya.

Penulis : Isra Triansyah/Sindonews

Foto Dok Elfa Tahmila

Song & lyrics by Elfa Tahmila @elfatahmila

Produced by Chaka Priambudi @chakapriambudi

Mastered & mixed by Chaka Priambudi at Chaka Music Production @chakamusicproduction

Guest Musician : Jeane Phialsa @jeanephialsa & Karty Rosen @rosen_guitar

Video Credits:

Directed by Bambang Stio @b.stio

DOP by Robbie Suharlim @robbiesuharlim

Video Edited by Izzar Musthova @izzarmusthova

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top