UKM Sektor Produk Kelautan dan Perikanan Jawa Timur Tembus Pasar Mancanegara

  • Kegiatan yang melibatkan 100 UKM produk kelautan dan perikanan dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang sudah terdaftar di aplikasi Informasi Perikanan Dalam Satu Aplikasi (FISH INFO Jatim), serta telah rampung dikurasi atau sudah melalui beragam tahapan-tahapan standarisasi tersebut diharapkan bisa membuat pelaku usaha terkait makin eksis.
  • Diskanla Jatim, Dyah Wahyu Ermawati, mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) makin gencar melaksanakan serta memfasilitasi beragam kegiatan pameran untuk UKM, termasuk UKM di sektor produk kelautan dan perikanan.
  • Selain aplikasi FISH INFO Jatim, pelaku UKM juga sudah diberikan e-catalog agar para pembeli (buyers) dalam negeri maupun luar negeri bisa lebih mudah mengerti dalam memahami produk yang ditawarkannya, seperti harga, kunikan dan keunggulan rasa.
  • Hingga saat ini, UKM Jatim di sektor produk kelautan dan perikanan berhasil menembus pasar mancanegara sekitar 8 hingga 10 persen.
  • Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dyah Wahyu Ermawati (tengah), melihat produk usaha kecil menengah (UKM) kelautan dan perikanan yang dipamerkan dalam acara Buyers Meet Sellers, di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/10/21).

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dyah Wahyu Ermawati (tengah), melihat produk usaha kecil menengah (UKM) kelautan dan perikanan yang dipamerkan dalam acara Buyers Meet Sellers, di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/10/21). Kegiatan yang melibatkan 100 UKM produk kelautan dan perikanan dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang sudah terdaftar di aplikasi Informasi Perikanan Dalam Satu Aplikasi (FISH INFO Jatim), serta telah rampung dikurasi atau sudah melalui beragam tahapan-tahapan standarisasi tersebut diharapkan bisa membuat pelaku usaha terkait makin eksis.

Diskanla Jatim, Dyah Wahyu Ermawati, mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) makin gencar melaksanakan serta memfasilitasi beragam kegiatan pameran untuk UKM, termasuk UKM di sektor produk kelautan dan perikanan. Selain aplikasi FISH INFO Jatim, pelaku UKM juga sudah diberikan e-catalog agar para pembeli (buyers) dalam negeri maupun luar negeri bisa lebih mudah mengerti dalam memahami produk yang ditawarkannya, seperti harga, kunikan dan keunggulan rasa.

Hingga saat ini, UKM Jatim di sektor produk kelautan dan perikanan berhasil menembus pasar mancanegara sekitar 8 hingga 10 persen. Dinas Perikanan dan Kelautan berharap, gelaran Buyers Meet Sellers ini bisa juga turut serta semakin membuat para UKM Jatim di sektor produk kelautan dan perikanan semakin eksis, tidak hanya di dalam negeri saja tapi juga luar negeri.

Diskanla Jatim mencatat, dari awal tahun 2021 hingga bulan Oktober 2021 transaksi Buyers Meet Sellers 2021 Produk Kelautan dan Perikanan tahun ini berhasil menghasilkan transaksi secara langsung maupun online sebesar Rp. 2.254.900.650.

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top