alexametrics

Festival Budaya Kembul Sewu Dulur 2016

  • Warga menyiapkan aneka makanan untuk disantap bersama (kembul).
  • Warga membawa aneka makanan menggunakan tenong untuk disantap bersama (kembul).
  • Warga membawa aneka makanan untuk disantap bersama (kembul).
  • Ratusan warga mengikuti kirab menuju Bendung Kayangan dengan membawa aneka makanan untuk disantap bersama (kembul).
  • Festival Budaya Kembul Sewu Dulur juga diwarnai dengan prosesi memandikan kuda lumping.
  • Festival Budaya Kembul Sewu Dulur juga diwarnai dengan prosesi memandikan kuda lumping.
  • Sejumlah penari melaksanakan prosesi memandaikan kuda lumping sebagai salah satu rangkaian dari Festival Budaya Kembul Sewu Dulur 2016 di Bendung Kayangan, Desa Pendowoharjo, Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta, Rabu (30/11/2016).

Warga desa Pendowoharjo, Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta merayakan Rabu Pungkasan dengan menggelar Festival Budaya Kembul Sewu Dulur 2016 di Bendung Kayangan, Rabu (30/11/2016). Tradisi yang dilakukan setiap hari Rabu terakhir di bulan Sapar tersebut digelar sebagai bentuk syukur warga sekitar atas berkah melimpah dari alam sekitar terutama air bersih yang selalu mengalir dan lahan yang subur di desa tersebut. Awalnya, upacara ini digelar secara sederhana berupa kenduri di rumah Kepala Dusun, namun berkat dukungan dari berbagai pihak, baik itu budayawan, seniman dan masyarakat sekitar, upacara tradisi ini bisa dilaksanakan dengan skala lebih besar dan lebih meriah. Kini, Festival Budaya Kembul Sewu Dulur ini dilaksanakan dengan melibatkan setidaknya 12 dusun di sekitar Bendung Kayangan, di antaranya adalah Dusun Gunturan, Njetis, Ngrancah, Kepek, Turusan, Tileng, Banaran, Kalingiwo, Krikil, dan lain-lain.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak