alexametrics

Diskusi Parlemen: DPR Berharap Kemarahan Presiden Ada Tindak Lanjutnya

  • Anggota Fraksi Golkar DPR Muhammad Misbakhun (kiri), anggota Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay (tengah) dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menjadi narasumber pada diskusi dengan tema Kemarahan Presiden Berujung Reshufle Kabinet, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).
  • Anggota Fraksi Golkar DPR Muhammad Misbakhun (kiri) dan anggota Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay (kanan) menjadi narasumber pada diskusi dengan tema Kemarahan Presiden Berujung Reshufle Kabinet, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).
  • Anggota Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menjadi narasumber pada diskusi dengan tema Kemarahan Presiden Berujung Reshufle Kabinet, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).
  • Anggota Fraksi Golkar DPR Muhammad Misbakhun menjadi narasumber pada diskusi dengan tema Kemarahan Presiden Berujung Reshufle Kabinet, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Anggota Fraksi Golkar DPR Muhammad Misbakhun (kiri), anggota Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay (tengah) dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menjadi narasumber pada diskusi dengan tema Kemarahan Presiden Berujung Reshufle Kabinet, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Presiden Joko Widodo marah kepada para menterinya dalam sidang paripurna kabinet pada 18 Juni 2020. Video kemarahan tersebut beredar luas setelah diunggah Sekretariat Kabinet sepuluh hari setelahnya atau pada 28 Juni 2020. Partai politik di DPR berharap ada tindak lanjut atas kekesalan atau kemarahan presiden itu.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update foto SINDOnews.
Aktifkan
Tidak