alexametrics

Pandemi Corona Sulap Suyadi Jadi Tukang Cukur Keliling

  • Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020).
  • Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020).
  • Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020).
  • Suyadi selalu membersihkan peralatan cukurnya dengan cairan disinfektan.
  • Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020).
  • Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020).
  • Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020).
  • Suyadi menyiapkan peralatan cukurnya sambil dbersihkan dengan cairan disinfektan.
  • Suyadi yang sebelumnya bekerja di salah satu hotel bintang lima di Surabaya ini terpaksa banting setir jadi tukang cukur rambut keliling sejak dirinya dirumahkan akibat dampak pandemi Covid-19.
  • Suyadi bersiap untuk berkeliling kampung
  • Tak lupa, ia mengenakan sarung tangan.
  • Suyadi Kholik berkeliling kampung dengan sepeda motornya untuk menjajakan jasa cukur rambut.
  • Untuk jasa cukur, Suyadi memasang tarif murah yakni Rp10 ribu. Bahkan bagi warga yang kurang mampu bisa membayar seikhlasnya.


Tukang cukur rambut keliling Suyadi Kholik (49), mengenakan alat pelindung diri (APD) melayani cukur rambut di kawasan Kampung Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020). Pemakaian APD lengkap tersebut untuk memberikan rasa aman pada pelanggan di tengah merajalelanya virus Corona di Kota Surabaya.

Saat ini banyak warga yang menggunakan jasanya karena ada kekawatiran tertular virus jika cukur rambut di tempat-tempat cukur rambut, apalagi tukang cukurnya tidak melengkapi diri dengan APD.

Suyadi yang sebelumnya bekerja di salah satu hotel bintang lima di Surabaya ini terpaksa banting setir jadi tukang cukur rambut keliling sejak dirinya dirumahkan akibat dampak pandemi Covid-19. Untuk jasa cukur, Suyadi memasang tarif murah yakni Rp10 ribu. Bahkan bagi warga yang kurang mampu bisa membayar seikhlasnya.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update foto SINDOnews.
Aktifkan
Tidak