alexametrics

Puluhan Pencari Suaka Asal Afganistan Geruduk Kantor UNHCR

  • Para pencari suaka meminta kejelasan kepada UNHCR terkait kepengurusan administrasi agar dapat menetap di negara pihak ketiga. Para pengungsi menganggap UNHCR tidak transparan dalam menyelesaikan persoalan mereka untuk bisa mendapatkan status dan tempat tinggal baru.
  • Para pencari suaka meminta kejelasan kepada UNHCR terkait kepengurusan administrasi agar dapat menetap di negara pihak ketiga. Para pengungsi menganggap UNHCR tidak transparan dalam menyelesaikan persoalan mereka untuk bisa mendapatkan status dan tempat tinggal baru.
  • Para pencari suaka meminta kejelasan kepada UNHCR terkait kepengurusan administrasi agar dapat menetap di negara pihak ketiga. Para pengungsi menganggap UNHCR tidak transparan dalam menyelesaikan persoalan mereka untuk bisa mendapatkan status dan tempat tinggal baru.
  • Para pencari suaka meminta kejelasan kepada UNHCR terkait kepengurusan administrasi agar dapat menetap di negara pihak ketiga. Para pengungsi menganggap UNHCR tidak transparan dalam menyelesaikan persoalan mereka untuk bisa mendapatkan status dan tempat tinggal baru.
  • Para pencari suaka meminta kejelasan kepada UNHCR terkait kepengurusan administrasi agar dapat menetap di negara pihak ketiga. Para pengungsi menganggap UNHCR tidak transparan dalam menyelesaikan persoalan mereka untuk bisa mendapatkan status dan tempat tinggal baru.
  • Pencari suaka asal Afganistan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Organisasi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) di Jakarta, Rabu (08/2/2017).

Pencari suaka asal Afganistan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Organisasi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) di Jakarta, Rabu (08/2/2017). Dalam aksinya, mereka meminta kejelasan kepada UNHCR terkait kepengurusan administrasi agar dapat menetap di negara pihak ketiga. Para pengungsi menganggap UNHCR tidak transparan dalam menyelesaikan persoalan mereka untuk bisa mendapatkan status dan tempat tinggal baru.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak