Intip Proses Pembuatan Batik Tanah Liek di Padang

  • Perajin menjemur batik di rumah produksi batik tanah liek Ayesha di Padang, Sumatera Barat, Jumat(26/11/2021).
  • Tak banyak yang tahu kalau Jengkol tak hanya dikonsumsi sebagai makanan saja. Di Padang, Sumatera Barat, UMKM Binaan PT Semen Padang (Semen Indonesia Group) Kain dan Batik Tanah Liek Ayesha menggunakan kulit jengkol sebagai pewarna, selain kulit manggis, gambir dan tanah liat, sebagai bahan yang digunakan untuk mewarnai batik.
  • Jangan khawatir, batik ini tidak berbau tidak sedap seperti buah jengkol. Hasilnya pun luar biasa indah layaknya batik-batik yang ada di Indonesia.
  • Jangan khawatir, batik ini tidak berbau tidak sedap seperti buah jengkol. Hasilnya pun luar biasa indah layaknya batik-batik yang ada di Indonesia.
  • Jangan khawatir, batik ini tidak berbau tidak sedap seperti buah jengkol. Hasilnya pun luar biasa indah layaknya batik-batik yang ada di Indonesia.
  • Perajin menjemur batik di rumah produksi batik tanah liek Ayesha di Padang, Sumatera Barat, Jumat(26/11/2021).

Perajin menjemur batik di rumah produksi batik tanah liek Ayesha di Padang, Sumatera Barat, Jumat(26/11/2021). Tak banyak yang tahu kalau Jengkol tak hanya dikonsumsi sebagai makanan saja. Di Padang, Sumatera Barat, UMKM Binaan PT Semen Padang (Semen Indonesia Group) Kain dan Batik Tanah Liek Ayesha menggunakan kulit jengkol sebagai pewarna, selain kulit manggis, gambir dan tanah liat, sebagai bahan yang digunakan untuk mewarnai batik.

Jangan khawatir, batik ini tidak berbau tidak sedap seperti buah jengkol. Hasilnya pun luar biasa indah layaknya batik-batik yang ada di Indonesia. Batik khas Minang dengan motif Minang ini dijual dari harga Rp250 ribu hingga Rp5 juta tergantung tingkat kesulitan dan bahan baku

(sra)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top