alexametrics

Ecoton Uji Kualitas Air Kalimas Surabaya

  • Peneliti dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) melakukan uji kualitas air di Sungai Kalimas, dikawasan Jembatan Petekan Surabaya, Jawa Timur.
  • Peneliti dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) mengambil sampel air Kalimas Surabaya.
  • Penelitian tersebut untuk mengetahui kandungan mikro plastik dalam air yang selama ini menjadi salah satu bahan baku PDAM kota Surabaya.
  • Ecoton menemukan peningkatan kandungan klorin di Sungai Kalimas Surabaya selama pandemi Covid-19.
  • Selain itu juga ditemukan tingginya polutan logam berat dalam air Kalimas bagian hilir dan kandungan mikroplastik tinggi yang diakibatkan adanya sampah botol plastik minuman, tas kresek, styrofoam, sedotan, bungkus minyak goreng, sachet makanan dan sampah popok sekali pakai di sungai.
  • Ecoton menemukan peningkatan kandungan klorin di Sungai Kalimas Surabaya selama pandemi Covid-19. Selain itu juga ditemukan tingginya polutan logam berat dalam air Kalimas bagian hilir dan kandungan mikroplastik tinggi yang diakibatkan adanya sampah botol plastik minuman, tas kresek, styrofoam, sedotan, bungkus minyak goreng, sachet makanan dan sampah popok sekali pakai di sungai.
  • eneliti dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) melakukan uji kualitas air di Sungai Kalimas, dikawasan Jembatan Petekan Surabaya, Jawa Timur, Rabu (8/7/2020).

Peneliti dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) melakukan uji kualitas air di Sungai Kalimas, dikawasan Jembatan Petekan Surabaya, Jawa Timur, Rabu (8/7/2020). Penelitian tersebut untuk mengetahui kandungan mikro plastik dalam air yang selama ini menjadi salah satu bahan baku PDAM kota Surabaya.

Ecoton menemukan peningkatan kandungan klorin di Sungai Kalimas Surabaya selama pandemi Covid-19. Selain itu juga ditemukan tingginya polutan logam berat dalam air Kalimas bagian hilir dan kandungan mikroplastik tinggi yang diakibatkan adanya sampah botol plastik minuman, tas kresek, styrofoam, sedotan, bungkus minyak goreng, sachet makanan dan sampah popok sekali pakai di sungai.

(sra)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update foto SINDOnews.
Aktifkan
Tidak