alexametrics

Menyusuri Eksotisme Permukiman Suku Baduy Luar

  • Anak-anak suku Baduy Luar mandi di sungai yang jernih.
  • Lingkungan tinggal suku Baduy Luar memiliki kontur berbukit.
  • Perempuan Baduy Luar membuat kerajinan berupa kain tenun.
  • Perempuan Baduy Luar membuat kerajinan berupa kain tenun.
  • Anak Baduy Luar bermain ketapel.
  • Pemandangan di permukiman suku Baduy Luar masih sangat asri.
  • Pemandangan di permukiman suku Baduy Luar masih sangat asri.
  • Rumah-rumah suku Baduy dibangun berjajar saling berdekatan.
  • Warga suku Baduy bercengkrama di salah satu rumah.
  • Warga suku Baduy Luar tengah beraktivitas.
  • Warga suku Baduy Luar tengah beraktivitas.
  • Warga suku Baduy Luar tengah beraktivitas.
  • Warga suku Baduy Luar tengah beraktivitas.
  • Perempuan Baduy menggendong anaknya di permukiman Baduy Luar, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (26/10/2017).

Suku Baduy terbagi dalam dua golongan yang disebut dengan Baduy Dalam dan Baduy Luar. Perbedaan yang paling mendasar dari kedua suku ini adalah dalam menjalankan pikukuh atau aturan adat. Baduy Dalam masih memegang teguh adat dan menjalankan aturan adat dengan murni. Sementara, Baduy Luar sudah terpengaruh dengan budaya luar selain Baduy. Penggunaan barang elektronik dan sabun diperkenankan oleh ketua adat yang di sebut Jaro, untuk menopang aktivitas sehari-hari. Selain itu, Baduy Luar juga menerima tamu yang berasal dari luar Baduy. Bahkan tamu diperbolehkan mengunjungi hingga menginap di salah satu rumah warga Baduy Luar. Sebutan Baduy merupakan pemberian dari peneliti Belanda yang melihat kemiripan masyarakat di sini dengan masyarakat Badawi atau Bedoin di Arab. Kemiripan ini karena dahulu, masyarakat di sini sering berpindah-pindah mencari tempat yang sempurna untuk mereka tinggali. Namun ada versi lain yang menyebutkan, nama Baduy adalah nama Sungai Cibaduy yang terletak di bagian utara Desa Kanekes. Mata pencaharian mayarakat suku Baduy umumnya berladang dan bertani. Alamnya yang subur mempermudah suku ini dalam menghasilkan kebutuhan sehari-hari. Kopi, padi, dan umbi-umbian menjadi komoditas yang paling sering ditanam oleh masyarakat Baduy.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak