alexametrics

Kejari Surabaya Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

  • Berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.
  • Berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.
  • Berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.
  • Berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.
  • Berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.
  • Petugas memusnahkan berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Kamis (11/1/2108).

Petugas memusnahkan berbagai macam barang bukti narkoba dan kejahatan umum yang sudah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Kamis (11/1/2108). Barang bukti yang dimusnakan merupakan perkara selama 2016 dan 2017, berupa 5,5 kg sabu, 7,3 kg ganja, 238 butir pil ekstasi dan 181.475 butir pil double L, 23.902 butir pil logo Y, inex 6 butir, pil Happy Five 126 butir, 6.319 butir pil DMP, 19.116 pil Dextro, 13.439 pil G, 325 alat-alat narkoba dan 2.395 lembar uang palsu. Uang palsu ini terdiri atas pecahan Rp20.000 sebanyak 266 lembar, Rp50.000 sebanyak 1.913 lembar dan Rp100.000 sebanyak 219 lembar.

Kejari Surabaya mencatat sepanjang tahun 2017 ini, perkara narkoba masih menduduki nomor urut pertama yang ditangani Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya. Sebanyak 851 perkara telah dilimpahkan penyidik kepolisian ke jaksa. Jumlah tersebut, mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu? 648 perkara. Sedangkan menduduki posisi kedua, terdapat jenis perkara pencurian yang berjumlah sebanyak 733 perkara.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak