alexametrics

Produksi Dodol dan Kue Keranjang Imlek

  • Pekerja perempuan menumbuk beras untuk dijadikan tepung.
  • Pekerja perempuan menumbuk beras untuk dijadikan tepung.
  • Pekerja perempuan menumbuk beras untuk dijadikan tepung.
  • Pekerja perempuan menumbuk beras untuk dijadikan tepung.
  • Pekerja perempuan menumbuk beras untuk dijadikan tepung.
  • Proses mengaduk dodol di atas tungku api dilakukan dengan terus menerus tanpa berhenti.
  • Pekerja menyiapkan wadah.
  • Pekerja perempuan mengemas dodol.
  • Kue keranjang yang tersusun dalam satu paket dibandrol dengan harga Rp35.000 per kilogram.
  • Sedangkan yang dijual satuan seharga Rp12.000 per kilogram, dan dodol duren atau lempok dijual seharga Rp25.000.
  • Sedangkan yang dijual satuan seharga Rp12.000 per kilogram, dan dodol duren atau lempok dijual seharga Rp25.000.
  • Pekerja perempuan menumbuk beras untuk dijadikan tepung.
  • Pembuatan dodol dilakukan oleh pekerja pria.
  • Pembuatan dodol dilakukan oleh pekerja pria.
  • Pembuatan dodol dilakukan oleh pekerja pria.
  • Pembuatan dodol dilakukan oleh pekerja pria.
  • Jelang imlek warga keturunan China serta panitia perayaan Festival Imlek memesan dodol dan kue kerajang untuk dibagikan kepada masyarkat.
  • Puluhan pekerja membuat dodol dan kue keranjang khas Tionghoa, Ny Lauw, di Tangerang, Banten, Minggu (11/2/2018).

Puluhan pekerja membuat dodol dan kue keranjang khas Tionghoa, Ny Lauw, di Tangerang, Banten. Kue keranjang dan dodol khas Tionghoa rutin diproduksi menjelang Tahun Baru Imlek.

Sudah menjadi tradisi, warga keturunan China serta panitia perayaan Festival Imlek memesan dodol dan kue kerajang untuk dibagikan kepada masyarkat. Hal inilah yang membuat permintaan dodol dan kue keranjang sangat tinggi.

Untuk kue keranjang yang tersusun dalam satu paket dibandrol dengan harga Rp35.000 per kilogram. Sedangkan yang dijual satuan seharga Rp12.000 per kilogram, dan dodol duren atau lempok dijual seharga Rp25.000.



(rat)

Top