alexametrics

Kerja Sama Bancassurance BTN-MSIG Life

  • Jalur distribusi bancassurance Sinarmas MSIG Life tumbuh 40% pada tahun 2017 dan ditargetkan memberikan kontribusi sekitar 61% terhadap perolehan premi perusahaan selama 2018 dengan adanya optimisme pasar yang akan berkembang di tahun ini.
  • Jalur distribusi bancassurance Sinarmas MSIG Life tumbuh 40% pada tahun 2017 dan ditargetkan memberikan kontribusi sekitar 61% terhadap perolehan premi perusahaan selama 2018 dengan adanya optimisme pasar yang akan berkembang di tahun ini.
  • (Kiri kiri ke kanan) Kepala Divisi Wealth Management Bank BTN Sri Redjeki Murni Sudarsari, Kepala Divisi Syariah Bank BTN Marisa Gemiralda, Managing Director Consumer Banking Bank BTN Budi Satria, Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Premraj Thuraisingam, Direktur Sinarmas MSIG Life Hamid Hamzah, dan Division Head Bancassurance Sinarmas MSIG Life Benhard Meliala meresmikan kerja sama perdana bancassurance syariah antara Sinarmas MSIG Life dan Unit Usaha Syariah Bank BTN (UUS Bank BTN), sekaligus peluncuran produk SMiLe Link Pro Syariah melalui tabuh rebana di Jakarta (14/02/2018).

(Kiri kiri ke kanan) Kepala Divisi Wealth Management Bank BTN Sri Redjeki Murni Sudarsari, Kepala Divisi Syariah Bank BTN Marisa Gemiralda, Managing Director Consumer Banking Bank BTN Budi Satria, Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Premraj Thuraisingam, Direktur Sinarmas MSIG Life? Hamid Hamzah, dan Division Head Bancassurance Sinarmas MSIG Life Benhard Meliala meresmikan kerja sama perdana bancassurance syariah antara Sinarmas MSIG Life dan Unit Usaha Syariah Bank BTN (UUS Bank BTN), sekaligus peluncuran produk SMiLe Link Pro Syariah melalui tabuh rebana di Jakarta (14/02/2018). Jalur distribusi bancassurance Sinarmas MSIG Life tumbuh 40% pada tahun 2017 dan ditargetkan memberikan kontribusi sekitar 61% terhadap perolehan premi perusahaan selama 2018 dengan adanya optimisme pasar yang akan berkembang di tahun ini.



(bon)

Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak