alexametrics

Tradisi Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri

  • Prosesi Nyadran ditutup dengan acara makan bersama.
  • Menuangkan air ke sawah menjadi salah satu bagian dari ritual Nyadran Kali.
  • Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung turun temurun ini merupakan wujud rasa syukur warga terhadap keberadaan sumber mata air yang banyak bermanfaat bagi kesejahteraan.
  • Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung turun temurun ini merupakan wujud rasa syukur warga terhadap keberadaan sumber mata air yang banyak bermanfaat bagi kesejahteraan.
  • Peserta menari bersama dalam ritual Nyadran.
  • Dalam ritual tersebut, warga melaksanakan rangkaian prosesi, mulai dari kirab, penuangan air ke sawah, melempar kembang.
  • Warga membawa gunungan yang terbuat dari buah-buahan dan sayuran.
  • Warga membawa kepala kerbau dalam kirab.
  • Dalam ritual tersebut, warga melaksanakan rangkaian prosesi, mulai dari kirab, penuangan air ke sawah, melempar kembang, dan ditutup dengan makan bersama.
  • Dalam ritual tersebut, warga melaksanakan rangkaian prosesi, mulai dari kirab, penuangan air ke sawah, melempar kembang, dan ditutup dengan makan bersama.
  • Warga melakukan kirab dalam prosesi ritual Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (01/3/2018).



Warga melakukan prosesi ritual Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (01/3/2018). Dalam ritual tersebut, warga melaksanakan rangkaian prosesi, mulai dari kirab, penuangan air ke sawah, melempar kembang, dan ditutup dengan makan bersama.

Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung turun temurun ini merupakan wujud rasa syukur warga terhadap keberadaan sumber mata air yang banyak bermanfaat bagi kesejahteraan. Selain melestarikan tradisi, Gelar Budaya Nyadran Kali ini sekaligus sebagai upaya promosi pariwisata Kota Semarang.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak