alexametrics

40 Seller dan 80 Buyer Ramaikan Jawa Tengah Travel Mart 5

  • Sebanyak 40 seller yang merupakan pelaku wisata di wilayah Jateng dan 80 buyer yang terdiri dari pengusaha, utusan lembaga biro perjalanan wisata serta PCO dari luar wilayah Jateng maupun dari luar Indonesia, mengikuti kegiatan Table Top di Hall Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, Purbalingga, Jawa Tengah.
  • Sebanyak 40 seller yang merupakan pelaku wisata di wilayah Jateng dan 80 buyer yang terdiri dari pengusaha, utusan lembaga biro perjalanan wisata serta PCO dari luar wilayah Jateng maupun dari luar Indonesia, mengikuti kegiatan Table Top di Hall Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, Purbalingga, Jawa Tengah.
  • Sebanyak 40 seller yang merupakan pelaku wisata di wilayah Jateng dan 80 buyer yang terdiri dari pengusaha, utusan lembaga biro perjalanan wisata serta PCO dari luar wilayah Jateng maupun dari luar Indonesia, mengikuti kegiatan Table Top di Hall Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, Purbalingga, Jawa Tengah.
  • Sebanyak 40 seller yang merupakan pelaku wisata di wilayah Jateng dan 80 buyer yang terdiri dari pengusaha, utusan lembaga biro perjalanan wisata serta PCO dari luar wilayah Jateng maupun dari luar Indonesia, mengikuti kegiatan Table Top di Hall Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (24/4/2018).

Sebanyak 40 seller yang merupakan pelaku wisata di wilayah Jateng dan 80 buyer yang terdiri dari pengusaha, utusan lembaga biro perjalanan wisata serta PCO dari luar wilayah Jateng maupun dari luar Indonesia, mengikuti kegiatan Table Top di Hall Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (24/4/2018). Table Top mengawali serangkaian kegiatan Jawa Tengah Travel Mart (JTTM) 5 Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Jawa Tengah. Dalam Table Top ini, panitia JTTM 5 menargetkan transaksi sebesar Rp700 juta.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak