alexametrics

Green Smart Port PT Terminal Teluk Lamong

  • Foto udara kawasan pelabuhan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), salah satu anak usaha hasil inovasi dan kreasi Pelindo III yang memiliki area pengembangan seluas 400 hektar, di Jalan Raya Tambak Osowilangun Km.12, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur.
  • Foto udara kawasan pelabuhan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), salah satu anak usaha hasil inovasi dan kreasi Pelindo III yang memiliki area pengembangan seluas 400 hektar, di Jalan Raya Tambak Osowilangun Km.12, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur.
  • Sebuah Heli milik Pusat Penerbangan TNI AL melintas diatas pelabuhan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), salah satu anak usaha hasil inovasi dan kreasi Pelindo III yang memiliki area pengembangan seluas 400 hektar, di Jl. Raya Tambak Osowilangun Km. 12, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur.
  • PT Terminal Teluk Lamong merupakan satu?satunya terminal di Indonesia dengan konsep serba otomatis dan ramah lingkungan, yakni menerapkan prinsip Green Smart Port yang mengutamakan sistem operasional berbasis Information, Communication and Technology (ICT).
  • Kawasan pelabuhan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), salah satu anak usaha hasil inovasi dan kreasi Pelindo III yang memiliki area pengembangan seluas 400 hektar, di Jalan Raya Tambak Osowilangun Km.12, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur, di foto dari udara beberapa waktu lalu.

Kawasan pelabuhan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), salah satu anak usaha hasil inovasi dan kreasi Pelindo III yang memiliki area pengembangan seluas 400 hektar, di Jalan Raya Tambak Osowilangun Km.12, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jawa Timur, di foto dari udara beberapa waktu lalu. PT Terminal Teluk Lamong merupakan satu–satunya terminal di Indonesia dengan konsep serba otomatis dan ramah lingkungan, yakni menerapkan prinsip Green Smart Port yang mengutamakan sistem operasional berbasis Information, Communication and Technology (ICT).

Penerapan operasional berbasis ICT di pelabuhan ini mampu meningkatan produksi petikemas sebesar 102 persen serta memangkas waktu tunggu kapal di pelabuhan. Dukungan sistem transportasi logistik nasional yang terintegrasi dan berperan aktif di pintu gerbang ekonomi kebanggaan Indonesia, khususnya di Indonesia Timur ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik nasional untuk masyarakat.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak