alexametrics

Seminar Cyber Warfare Dimensi Baru Perang Modern

  • Asisten Pengamanan KSAU Marsekal Muda TNI Dwi Fajariyanto (kanan) memberikan cenderamata kepada Deputi III Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSSN Marsekal Muda TNI Asep Chaerudin (kiri) saat seminar nasional 2018 bertema Cyber Warfare Dimensi Baru Perang Modern, di Jakarta, Rabu (14/11/2018).
  • Rektor ABFI Institute Of Perbanas Marsudi Wahyu Kisworo, Direktur Utama PT Xirka Silicon Technology Sylvia W Sumarlin, HR Consultant & Leadership Coach Rafael Antonius dan Sekretaris Program Studi Teknologi Penginderaan Fakultas Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Kolonel Sus Rudy Agus Gemilang Gultom (kiri-kanan) berbincang saat acara seminar nasional 2018 bertema "Cyber Warfare Dimensi Baru Perang Modern" di Jakarta, Rabu (14/11/2018).
  • Rektor ABFI Institute Of Perbanas Marsudi Wahyu Kisworo, Direktur Utama PT Xirka Silicon Technology Sylvia W Sumarlin, HR Consultant & Leadership Coach Rafael Antonius dan Sekretaris Program Studi Teknologi Penginderaan Fakultas Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Kolonel Sus Rudy Agus Gemilang Gultom (kiri-kanan) berbincang saat acara seminar nasional 2018 bertema "Cyber Warfare Dimensi Baru Perang Modern" di Jakarta, Rabu (14/11/2018).
  • Seminar nasional yang diselenggarakan Pasis Sekkau A-104 tersebut membahas revolusi industri 4.0 yang dapat menimbulkan efek negatif sebagai akibat dari perkembangan teknologi digital, yang berpeluang menjadi sebuah ancaman.
  • Asisten Pengamanan KSAU Marsekal Muda TNI Dwi Fajariyanto membuka seminar nasional 2018 bertema "Cyber Warfare Dimensi Baru Perang Modern" di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Asisten Pengamanan KSAU Marsekal Muda TNI Dwi Fajariyanto membuka seminar nasional 2018 bertema "Cyber Warfare Dimensi Baru Perang Modern" di Jakarta, Rabu (14/11/2018). Seminar nasional yang diselenggarakan Pasis Sekkau A-104 tersebut membahas revolusi industri 4.0 yang dapat menimbulkan efek negatif sebagai akibat dari perkembangan teknologi digital, yang berpeluang menjadi sebuah ancaman. Ancaman dari perkembangan revolusi industri ini secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan perang, di mana perang konvensional telah berkembang menjadi perang modern.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak