alexametrics

Berdaya dengan Gas Alam PGN di Kampung Lontong Surabaya

  • Perajin lontong, Siti Afriani, menyelesaikan produksi lontong saat petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), melakukan pengecekan rutin pada instalasi jaringan gas PGN menggunakan Laser Multi Methane (LMM), di Kampung Lontong, Jalan Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).
  • Perajin lontong, Siti Afriani, menyelesaikan produksi lontong saat petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), melakukan pengecekan rutin pada instalasi jaringan gas PGN menggunakan Laser Multi Methane (LMM), di Kampung Lontong, Jalan Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).
  • Perajin lontong, Umanto (63), memasukkan lontong mentah pada dandang untuk dimasak menggunakan gas alam PGN, di Kampung Lontong, Jalan Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).
  • Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan pengecekan rutin pada instalasi jaringan gas PGN menggunakan Laser Multi Methane (LMM), di rumah Suwarmi, perajin lontong di Kampung Lontong, Jalan Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).
  • Perajin lontong, Siti Afriani, menyelesaikan produksi lontong saat petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), melakukan pengecekan rutin pada instalasi jaringan gas PGN menggunakan Laser Multi Methane (LMM), di Kampung Lontong, Jalan Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).

Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan pengecekan rutin pada instalasi jaringan gas PGN menggunakan Laser Multi Methane (LMM), di salah satu rumah perajin lontong, di Kampung Lontong, Jalan Banyu Urip Lor, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/12/2018). Sebanyak 200 perajin lontong di kawasan Kampung Lontong Surabaya sudah memanfaatkan gas alam milik PGN untuk memasak lontong. Perajin mengaku, dengan menggunakan gas alam ini dapat menghemat biaya produksi mencapai 60-80 persen dan tidak ada kekhawatiran kehabisan gas saat produksi.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatat, PGN telah memasok kebutuhan gas alam pada 24.000 pelanggan yang terbagi menjadi tiga wilayah yaitu Surabaya Pusat, Surabaya Selatan dan Surabaya Timur.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak