alexametrics

Kungfu Surabaya Bersatu Juara Umum International Kungfu Championships

  • Sejumlah atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga, memperlihatkan medali dan piala juara umum 1st Bali International Kungfu Championships (BIKC), di halaman SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Jawa Timur.
  • Sejumlah atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga, memperlihatkan medali dan piala juara umum 1st Bali International Kungfu Championships (BIKC), di halaman SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Jawa Timur.
  • Atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga memperagakan sejumlah gerakan.
  • Atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga memperagakan sejumlah gerakan.
  • Atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga memperagakan sejumlah gerakan.
  • Atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga memperagakan sejumlah gerakan.
  • Atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga memperagakan sejumlah gerakan, di halaman SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Jawa Timur, Rabu(26/12/2018).

Sejumlah atlet wushu dari SD Kreatif Muhammadiyah 16 yang tergabung dalam Sasana Lima Naga, memperlihatkan medali dan piala juara umum 1st Bali International Kungfu Championships (BIKC), di halaman SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Jawa Timur, Rabu(26/12/2018). Atlet-atlet cilik yang bertanding atas nama Kontingen Kungfu Surabaya Bersatu (KSB) berhasil menyabet juara umum pada kejuaraan internasional tersebut.

Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 700 peserta dari sejumlah negara seperti Indonesia, Macau, Norwegia dan Ukraina tersebut melombakan sejumlah kategori seperti Nangun, Qiangshu, Gunshu dan Wing Chun Wooden Dummy, Kungfu Surabaya Bersatu (KSB) berhasil membawa pulang 69 emas, 86 perak dan 80 perunggu.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak