alexametrics

Ludruk Monolog Ritus Travesty di Ujung Tahun

  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur.
  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur.
  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur.
  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur.
  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur.
  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur.
  • Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/12/2018).

Seniman ludruk Meimura mementaskan ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender, di panggung Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/12/2018). Dalam pentas ini Memura berperan sebagai Mukidi yang merupakan laki-laki tulen, beristri satu beranak tiga dan melakoni pekerjaan sehari-hari sebagai Tandak Wesi, namun Mukidi tetaplah laki-laki saat di luar panggung.

Ritus Travesty merupakan persembahan di ujung tahun dari perkumpulan kesenian Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara Surabaya, sebagai wujud pertanggungjawaban pada masyarakat.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak