alexametrics

Mantan Ketua PPATK Yunus Husein Jadi Saksi Ahli Sidang Eddy Sindoro

  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).
  • Mantan Ketua PPATK Yunus Husein memberikan keterangan sebagai ahli pada sidang kasus suap panitera PN Jakarta Pusat dengan terdakwa mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (08/2/2019).

Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro menjalani sidang lanjutan kasus suap kepada panitera PN Jakarta Pusat, di Pengadian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)? Jakarta, Jumat (08/2/2019). Pada sidang kali ini, jaksa penuntut umum KPK menghadirkan 2 orang ahli, salah satunya mantan Ketua PPATK Yunus Husein.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak