alexametrics

KPU Kota Malang Gelar Simulasi Pengamanan Logistik Pemilu

  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar simulasi penanganan kerusuhan terkait pemilihan umum 2019, di Kota Malang, Kamis (13/2/2019). Adapun skenarionya adalah, terjadi kekacauan di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, yang ada di Jalan Ciujung, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dua orang perusuh melemparkan petasan, hingga menimbulkan percikan api. Akibatnya, gudang yang berisi logistik untuk Pemilu 2019 tersebut terbakar.

Polisi dan Linmas yang berjaga di gudang logistik itu, berusaha memadamkan api yang dengan cepat membesar. Beberapa polisi juga melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang lari mengendarai sepeda motor.

Beruntung petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, segera tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api. Mereka juga berhasil mengevakuasi logistik Pemilu 2019 dari dalam gudang, untuk diamankan di tempat yang lebih aman.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak