alexametrics

Bedah Buku: Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945

  • Juru Bicara Delegasi Gerakan Kebangkitan Indonesia Mayjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki menyampaikan sambutan dalam acara bedah buku dengan judul Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945, di Jakarta, Jumat (15/2/2019).
  • Aktivis reformasi Indonesia Hariman Siregar menjadi pembicara dalam diskusi bedah buku berjudul Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945, di Jakarta.
  • Juru Bicara Delegasi Gerakan Kebangkitan Indonesia Mayjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki menyampaikan sambutan dalam acara bedah buku dengan judul Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945, di Jakarta.
  • Aktivis reformasi Indonesia Hariman Siregar menjadi pembicara dalam diskusi bedah buku berjudul Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945, di Jakarta.

Juru Bicara Delegasi Gerakan Kebangkitan Indonesia Mayjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki menyampaikan sambutan dalam acara bedah buku dengan judul Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945, di Jakarta, Jumat (15/2/2019). Hampir enam ratusan tokoh masyarakat yang terdiri dari para purnawirawan perwira tinggi TNI-Polri, cendikiawan, aktivis organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa berdialog dan menyampaikan aspirasi serta menyerukan agar Indonesia kembali ke UUD 1945 untuk diadendum dan menyertakan Pancasila sebagai dasar negara yang tercantum jelas di dalam UUD 1945 yang diadendum tersebut.

Turut hadir sebagai pembicara dalam bedah buku yaitu aktivis reformasi Indonesia Hariman Siregar, Jend TNI (Purn) Tyasno Sudarto, Haris Rusly Moti, Salamudin Daeng, Hatta Taliwang dan Edwin Sukowati.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak