alexametrics

Presiden Jokowi Resmikan PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW

  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (ketiga kanan), Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (kedua kanan) dan Direktur Utama PT Sumber Segara Primadaya Agus Nurwahyudi (kiri) meresmikan PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (ketiga kanan), Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (kedua kanan) dan Direktur Utama PT Sumber Segara Primadaya Agus Nurwahyudi (kiri) meresmikan PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.
  • Presiden Joko Widodo bersama Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Menteri ESDM Ignasius Jonan (kedua kanan) dan Mensesneg Pratikno (kanan) meninjau PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Direktur Utama PT Sumber Segara Primadaya Agus Nurwahyudi meresmikan PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019). PT PLN (Persero) melalui PT Sumber Segara Primadaya membangun PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW dengan teknologi Supercritical Boiler dan Flue Gas Desulpuruzation untuk mendukung kelistrikan Jawa Bali.

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak