alexametrics

Polemik MNC Trijaya: Sengkarut Pelabuhan Marunda

  • Pengamat studi ketahanan kemaritiman Unpad Rizki Ananda Ramadhan menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta.
  • Direktur Utama Karya Cipta Nusantara (KCN) Widodo Setiadi menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta.
  • Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta.
  • Kuasa Hukum KCN Juniver Girsang menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta.
  • (Kiri-kanan) Pengamat studi ketahanan kemaritiman Unpad Rizki Ananda Ramadhan, Direktur Utama Karya Cipta Nusantara (KCN) Widodo Setiadi, moderator Margi Syarif (MNC Trijaya FM), Kuasa Hukum KCN Juniver Girsang dan Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta.
  • (Kiri-kanan) Pengamat studi ketahanan kemaritiman Unpad Rizki Ananda Ramadhan, Direktur Utama Karya Cipta Nusantara (KCN) Widodo Setiadi, moderator Margi Syarif (MNC Trijaya FM), Kuasa Hukum KCN Juniver Girsang dan Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

(Kiri-kanan) Pengamat studi ketahanan kemaritiman Unpad Rizki Ananda Ramadhan, Direktur Utama Karya Cipta? Nusantara (KCN) Widodo Setiadi, moderator Margi Syarif (MNC Trijaya FM), Kuasa Hukum KCN Juniver Girsang dan Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin)?Siswanto Rusdi??menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di D'Consulate, Jakarta, Sabtu (23/3/2019). Dalam diskusi dengan tema Sengkarut Pelabuhan Marunda ini, narasumber mendesak Pemerintah untuk membentuk peraturan atau badan regulator agar para investor menjadi nyaman dalam berinvestasi di Indonesia, siapapun pemimpinnya.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak