alexametrics

Mendarat Kita Pasti Menang

  • Pasukan Marinir mengintai musuh di medan pertempuran
  • Pasukan Marinir mengintai musuh di medan pertempuran
  • Tank Amfibi beserta para prajurit memasuki medan pertempuran
  • Tank-tank Amfibi melaksanakan pendaratan
  • Tank-tank Amfibi melaksanakan pendaratan
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji diangkat oleh prajurit Marinir di Puslatpur Marinir
  • Pasukan Marinir TNI Angkatan Laut melaksanakan pendaratan Khusus di Pantai Banongan.
  • Pasukan Marinir TNI Angkatan Laut melaksanakan pendaratan Khusus di Pantai Banongan.
  • Koordinasi pemantapan strategi pada latihan Angkatan Laut Armada Jaya di Perairan kepulauan Kangean, Jawa Timur
  • Unsur KRI bermanuver di perairan kepulauan Kangean
  • Unsur KRI bermanuver di perairan kepulauan Kangean
  • Pasukan Marinir membuat penyamaran wajah saat akan melaksanakan operasi pendaratan
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat akan melakukan penembakan dengan Tank Amfibi
  • Para penembak jitu membidik sasaran kandang musuh
  • Tank-tank Amfibi menyerbu musuh usai melakukan pendaratan
  • Pasukan Marinir menancapkan bendera merah putih usai menghabisi musuh
  • Pasukan Marinir merangsek mengejar musuh di medan tempur Puslatpur Marinir Baluran
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan KASAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menyaksikan latihan tempur di Puslatpur Marinir Baluran
  • Pasukan pendarat Korps Marinir TNI AL meledakkan ranjau darat yang dipasang oleh musuh dimedan tempur.
  • Pasukan pendarat Korps Marinir TNI AL melakukan penembakan Meriam Howitzer tarik di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur.
  • Pasukan pendarat Korps Marinir TNI AL melakukan penembakan RM-70 di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (13/7/2019)

"Kami Kecil Tapi Kami Mematikan". Bagi TNI Angkatan Laut, slogan itu bukanlah isapan jempol belaka. Namun itulah potret dari semangat dan gigihnya prajurit matra laut dalam mengemban tugas negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan maritim.

Sebagai bagian dari Tentara Nasional Indonesia, TNI Angkatan Laut dituntut menguasai kemampuan lebih. Mereka harus mampu mengatasi berbagai ancaman baik di laut, darat dan udara. Bahkan saat ini, mereka juga harus mampu mengantisipasi ancaman serangan asimetris yang tak tampak tapi dapat mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagian kemampuan itupun mereka buktikan dalam skenario perebutan daerah yang dikuasai negara musuh, pada puncak latihan tertinggi Armada Jaya XXXVII 2019. Para prajurit dari berbagai satuan matra laut ini melakukan ragam manuver lapangan, menunjukkan kekuatan dan soliditas antar satuan tugas.

Tank-tank amfibi lengkap dengan pasukan Marinir meraung dari lautan menuju daratan. Kapal-kapal perang bermanuver menguasai lautan. Pesawat terbang TNI Angkatan Laut menghujani sasaran dari udara dan pasukan khusus menyusup dari segala penjuru. Mereka serempak menyelesaikan misi yang dipusatkan di pusat latihan tempur Marinir di Sutubondo, Jawa Timur.

Latihan skala besar yang melibatkan 8.493 personel, berbagai jenis Kapal Perang (KRI) dan berbagai pesawat udara TNI Angkatan Laut ini untuk menguji dan meningkatkan profesionalisme para prajurit matra laut. Latihan ini sekaligus untuk menyiapkan unsur-unsur dan prajurit TNI Angkatan Laut pada kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) TNI Tahun 2019.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak