Pertamina Terus Dorong Pertumbuhan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

  • Tri Retno (65) menunjukan hasil kerajinan tempat tisu di Workshop Citra Blacu Handicaft miliknya kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).
  • Tri Retno (65) menunjukan hasil kerajinan tempat tisu di Workshop Citra Blacu Handicaft miliknya kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).
  • UMKM Binaan Pertamina sejak tahun 2010 ini mampu meproduksi berbagai macam kerajinan tangan dari bahan kain blacu seperti tempat tisu, taplak meja, sarung galon, sarung kulkas, tempat pensil, tas belanja, masker serta berbagai macam souvenir untuk pesta pernikahan.
  • UMKM Binaan Pertamina sejak tahun 2010 ini mampu meproduksi berbagai macam kerajinan tangan dari bahan kain blacu seperti tempat tisu, taplak meja, sarung galon, sarung kulkas, tempat pensil, tas belanja, masker serta berbagai macam souvenir untuk pesta pernikahan.
  • Dalam satu bulan, Citra Blacu Handicraf ini dapat memproduksi berbagai jenis Handicraft sebanyak 100-300pcs dengan harga jual mulai Rp25ribu-Rp450ribu.

Tri Retno (65) menunjukan hasil kerajinan tempat tisu di Workshop Citra Blacu Handicaft miliknya kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (10/8/2020). UMKM Binaan Pertamina sejak tahun 2010 ini mampu meproduksi berbagai macam kerajinan tangan dari bahan kain blacu seperti tempat tisu, taplak meja, sarung galon, sarung kulkas, tempat pensil, tas belanja, masker serta berbagai macam souvenir untuk pesta pernikahan.

Dalam satu bulan, Citra Blacu Handicraf ini dapat memproduksi berbagai jenis Handicraft sebanyak 100-300pcs dengan harga jual mulai Rp25ribu-Rp450ribu. PT Pertamina (Persero) memulai pilot project pendampingan UMKM naik kelas di tiga provinsi.

Program itu merupakan tahap awal program penyaluran dana Rp100 miliar untuk mendorong 1.000 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan agar berdaya saing tinggi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai langkah konkret awal, dilakukan proses rekrutasi di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat dengan nilai pengajuan sebesar Rp2,39 miliar dari 24 UMKM calon mitra binaan.

(rat)
Top