alexametrics

Krisis Air Bersih, Warga Jabungan Manfaatkan Air di Kali Ketek

  • Sejumlah warga terpaksa memanfaatkan air yang surut untuk kebutuhan mencuci, mandi dan lain sebagainya di Kali Ketek, Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.
  • Sejumlah warga terpaksa memanfaatkan air yang surut untuk kebutuhan mencuci, mandi dan lain sebagainya di Kali Ketek, Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.
  • Dampak musim kemarau panjang yang mengakibatkan sulitnya mendapatkan air bersih, membuat warga harus memanfaatkan air sungai yang mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyebutkan tiga kecamatan terdampak kekeringan yakni Gunungpati, Tembalang dan Banyumanik. Jabungan merupakan salah satu wilayah terdampak kekeringan di kecamatan Banyumanik.
  • Dampak musim kemarau panjang yang mengakibatkan sulitnya mendapatkan air bersih, membuat warga harus memanfaatkan air sungai yang mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyebutkan tiga kecamatan terdampak kekeringan yakni Gunungpati, Tembalang dan Banyumanik. Jabungan merupakan salah satu wilayah terdampak kekeringan di kecamatan Banyumanik.
  • Sejumlah warga terpaksa memanfaatkan air yang surut untuk kebutuhan mencuci, mandi dan lain sebagainya di Kali Ketek, Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/7/2019).

Sejumlah warga terpaksa memanfaatkan air yang surut untuk kebutuhan mencuci, mandi dan lain sebagainya di Kali Ketek, Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/7/2019). ?Dampak musim kemarau panjang yang mengakibatkan sulitnya mendapatkan air bersih, membuat warga harus memanfaatkan air sungai yang mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyebutkan tiga kecamatan terdampak kekeringan yakni Gunungpati, Tembalang dan Banyumanik. Jabungan merupakan salah satu wilayah terdampak kekeringan di kecamatan Banyumanik.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak