alexametrics

Dialektika Demokrasi: Mencari Pemberantas Korupsi yang Mumpuni

  • Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih (kiri) dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjadi pembicara pada diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).
  • Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjadi pembicara pada diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).
  • Anggota Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan (kiri), Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih (tengah) dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjadi pembicara pada diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).
  • Anggota Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan (kiri), Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih (tengah) dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjadi pembicara pada diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Anggota Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan (kiri), Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih (tengah) dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjadi pembicara pada diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Diskusi tersebut mengangkat tema Mencari Pemberantas Korupsi yang Mumpuni. Para pembicara menegaskan, pimpinan KPK periode 2019-2023 harus memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni dan tepat sasaran memberantas korupsi, terutama strategi pencegahan.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak