alexametrics

MK Gelar Sidang Perdana Uji Materi UU KPK

  • Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) didampingi Majelis Hakim MK Wahiduddin Adams (kiri) dan Enny Nurbaningsih (kanan) bersiap memimpin sidang perdana uji materi UU KPK di ruang sidang pleno Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
  • Kuasa Hukum Pemohon uji materi UU KPK Zico Leonard Djagardo Simanjuntak (tengah) didampingi pemohon menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti sidang perdana uji materi UU KPK di ruang sidang pleno Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
  • Pemohon uji materi UU KPK didampingi Kuasa Hukumnya Zico Leonard Djagardo Simanjuntak (tengah) mengikuti sidang perdana uji materi UU KPK di ruang sidang pleno Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
  • Pemohon uji materi UU KPK didampingi Kuasa Hukumnya Zico Leonard Djagardo Simanjuntak (tengah) mengikuti sidang perdana uji materi UU KPK di ruang sidang pleno Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
  • Pemohon uji materi UU KPK didampingi Kuasa Hukumnya Zico Leonard Djagardo Simanjuntak (tengah) mengikuti sidang perdana uji materi UU KPK di ruang sidang pleno Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2019). Sebanyak 18 orang mahasiswa mengajukan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.

Pemohon uji materi UU KPK didampingi Kuasa Hukumnya Zico Leonard Djagardo Simanjuntak (tengah) mengikuti sidang perdana uji materi UU KPK di ruang sidang pleno Gedung MK, Jakarta, Senin (30/9/2019). Sebanyak 18 orang mahasiswa mengajukan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak