alexametrics

Aktivitas Pasar Tradisional di Wamena Kembali Normal

  • Pedagang menawarkan tas tradisional Papua (Noken) di Pasar Tradisional Tolikelek, Kota Wamena, Kabupaten jayawijaya, Papua, Kamis (10/10/2019). Noken yang berbahan baku dari pohon Manduam, pohon Nawa atau Anggrek hutan tersebut dijual dengan harga Rp100 ribu hingga Rp500 ribu. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
  • Pedagang menawarkan tas tradisional Papua (Noken) di Pasar Tradisional Tolikelek, Kota Wamena, Kabupaten jayawijaya, Papua, Kamis (10/10/2019). Noken yang berbahan baku dari pohon Manduam, pohon Nawa atau Anggrek hutan tersebut dijual dengan harga Rp100 ribu hingga Rp500 ribu. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
  • Sejumlah pedagang berjualan di pasar tradisional Tolikelek, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (10/10/2019). Pasca kerusuhan pada 23 September 2019, kini kondisi Wamena mulai aman dan kondusif. Aktivitas sekolah, pasar tradisional dan pelayanan pemerintahan mulai kembali normal. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
  • Sejumlah pedagang berjualan di pasar tradisional Tolikelek, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (10/10/2019). Pasca kerusuhan pada 23 September 2019, kini kondisi Wamena mulai aman dan kondusif. Aktivitas sekolah, pasar tradisional dan pelayanan pemerintahan mulai kembali normal. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
  • Sejumlah pedagang berjualan di pasar tradisional Tolikelek, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (10/10/2019). Pasca kerusuhan pada 23 September 2019, kini kondisi Wamena mulai aman dan kondusif. Aktivitas sekolah, pasar tradisional dan pelayanan pemerintahan mulai kembali normal. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.



Sejumlah pedagang berjualan di pasar tradisional Tolikelek, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (10/10/2019). Pasca kerusuhan pada 23 September 2019, kini kondisi Wamena mulai aman dan kondusif. Aktivitas sekolah, pasar tradisional dan pelayanan pemerintahan mulai kembali normal.

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak