alexametrics

M Indung Andriani Dituntut 4 Tahun Penjara

  • Terdakwa kasus dugaan suap distribusi pupuk M Indung Andriani mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Dalam persidangan tersebut Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineer (IAE) ini dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
  • Terdakwa kasus dugaan suap distribusi pupuk M Indung Andriani mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Dalam persidangan tersebut Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineer (IAE) ini dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
  • Terdakwa kasus suap distribusi pupuk M Indung Andriani berbincang dengan kerabatnya usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (16/10/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
  • Terdakwa kasus dugaan suap distribusi pupuk M Indung Andriani mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Dalam persidangan tersebut Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineer (IAE) ini dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

Terdakwa kasus dugaan suap distribusi pupuk M Indung Andriani mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Dalam persidangan tersebut Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineer (IAE) ini dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan.

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak