alexametrics

Ginting Jaya Energi Lepas 750 Juta Saham

  • Ginting Jaya Energi Tbk melepas 750.000.000 lembar saham yang mewakili 30,29 % modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana.
  • Ginting Jaya Energi Tbk melepas 750.000.000 lembar saham yang mewakili 30,29 % modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana.
  • Ginting Jaya Energi Tbk melepas 750.000.000 lembar saham yang mewakili 30,29 % modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana.
  • (Kiri-kanan) Direktur PT Ginting Jaya Energi Tbk Welly Sugiharto, Komisaris Utama PT Ginting Jaya Energi Tbk Eddy Hidayat Lim, Direktur Utama PT Ginting Jaya Energi Tbk Jimmy Hidayat dan Direktur PT Ginting Jaya Energi Tbk Tommy Hidayat hadir dalam acara Penawaran Umum Perdana Saham PT Ginting Jaya Energi Tbk, di iNews Center, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (01/11/2019).

(Kiri-kanan) Direktur PT Ginting Jaya Energi Tbk Welly Sugiharto, Komisaris Utama PT Ginting Jaya Energi Tbk Eddy Hidayat Lim, Direktur Utama PT Ginting Jaya Energi Tbk Jimmy Hidayat dan Direktur PT Ginting Jaya Energi Tbk Tommy Hidayat hadir dalam acara Penawaran Umum Perdana Saham PT Ginting Jaya Energi Tbk, di iNews Center, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (01/11/2019). IPO Ginting Jaya Energi Tbk resmi mendapatkan pernyataan efektif dari OJK untuk menyelenggarakan penawaran umum perdana saham dengan kode WOWS.

Ginting Jaya Energi Tbk melepas 750.000.000 lembar saham yang mewakili 30,29 % modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana. Dengan IPO ini, selain mendapatkan dana segar untuk pengembangan usaha, Ginting Jaya Energi akan mendapatkan status perusahaan publik.

Dari hasil bookbuilding di harga Rp375 - Rp450, terbentuk harga per lembar saham sebesar Rp 450, sehingga target peraihan dana IPO mencapai Rp337,5 miliar. Ginting Jaya Energi Tbk telah menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak