alexametrics

IDX Channel: Sinergi Memperkuat Kawasan Timur Indonesia

  • (Kiri-kanan) Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur Andi Rukman Nurdin, Kepala Balai Besar Karantina Soekarno Hatta Imam Djayadi, Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai Untung Basuki, Dirut Pelindo IV Farid Padang dan moderator menjadi narasumber acara IDX Channel Economic Outlook di Jakarta, Rabu (11/12/2019).
  • (Kiri-kanan) Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur Andi Rukman Nurdin, Kepala Balai Besar Karantina Soekarno Hatta Imam Djayadi, Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai Untung Basuki, Dirut Pelindo IV Farid Padang dan moderator menjadi narasumber acara IDX Channel Economic Outlook di Jakarta, Rabu (11/12/2019).
  • (Kiri-kanan) Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur Andi Rukman Nurdin, Kepala Balai Besar Karantina Soekarno Hatta Imam Djayadi, Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai Untung Basuki, Dirut Pelindo IV Farid Padang dan moderator menjadi narasumber acara IDX Channel Economic Outlook di Jakarta, Rabu (11/12/2019).
  • (Kiri-kanan) Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur Andi Rukman Nurdin, Kepala Balai Besar Karantina Soekarno Hatta Imam Djayadi, Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai Untung Basuki, Dirut Pelindo IV Farid Padang dan moderator menjadi narasumber acara IDX Channel Economic Outlook di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

(Kiri-kanan) Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur Andi Rukman Nurdin, Kepala Balai Besar Karantina Soekarno Hatta Imam Djayadi, Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai Untung Basuki, Dirut Pelindo IV Farid Padang dan moderator menjadi narasumber acara IDX Channel Economic Outlook di Jakarta, Rabu (11/12/2019). Pemerintah terus meningkatkan perekonomian di kawasan Indonesia timur dengan mendorong industrialiasi. Tujuannya meningkatkan perekonomian wilayah timur yang selama ini masih sangat tertinggal dibandingkan daerah lain di Indonesia.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak