alexametrics

Liburan Seru di Pantai Mutiara Trenggalek

  • Wisatawan berswafoto bersama keluarganya saat berkunjung di Pantai Mutiara Trenggalek.
  • Setiap akhir pekan, pantai ini menjadi salah satu jujugan wisatawan.
  • Anak-anak bermain ayunan di bibir Pantai Mutiara Trenggalek.
  • Wisatawan turun dari perahu tradisional usai berkeliling menikmati indahnya teluk
  • Keindahan hamparan bukit-bukit di laut dapat dinikmati sambil naik perahu tradisional.
  • Keindahan hamparan bukit-bukit di laut dapat dinikmati sambil naik perahu tradisional.
  • Banana Booth juga disediakan oleh pengelola pantai.
  • Bagi penghobi olahraga air, ada paddle board yang bisa disewa.
  • Di rumah apung ini, pengunjung bisa makan mi instan, atau sekadar menikmati kopi.
  • Tampak Bupati Trenggalek M Nur Arifin, bersantai dengan gitar kecilnya diatas paddle board.
  • Pengunjung ber-snorkeling melihat terumbu karang.
  • Wisatawan mendayung paddle board menikmati pemandangan perbukitan.
  • Wisatawan bersantai menikmati keindahan di bibir Pantai Mutiara Trenggalek.

Trenggalek memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Salah satu kabupaten di Jawa Timur ini menyimpan segudang pesona alam yang cukup memikat. Berada garis pantai selatan, Trenggalek memiliki banyak pantai yang molek. Salah satunya Pantai Mutiara. Tidak heran lokasi ini diserbu pengunjung yang ingin menghabiskan masa liburan panjang di penghujung tahun.

Pantai Mutiara berada paling timur dari seluruh pantai yang ada di Teluk Prigi. Di pantai yang baru dikelola ini, suara ombak tak bising. Anak-anak dan remaja tampak santai membasahkan diri di ombak landai berpadu dengan laut biru nan luas. Bukit-bukit besar menyembul di atas permukaan air laut. Pandangan mata pun terasa teduh.

Salah satu pemandangan menarik di pantai ini adalah hamparan bukit-bukit di laut. Pemandangan di kanan-kiri menyuguhkan lekuk bumi yang berbeda-beda. Dipadukan dengan laut yang luas dan cukup bersih, panorama yang tersaji amat memesona.

Wisatawan tak sekadar bisa menikmati lanskap sambil duduk bersantai di pinggir pantai. Beberapa ratus meter ke arah laut lepas, ada rumah apung yang bisa didatangi. Di sana, pengunjung dapat ber-snorkeling dan bermain kano.

Biaya untuk menikmati fasilitas itu sekitar Rp 25.000 per jam. Belum termasuk jasa naik kapal menuju rumah apung Rp 20.000 pulang-pergi. Jika ingin lebih murah, pengunjung yang datang berombongan bisa menyewa perahu dari Pantai Pasir Putih. Di rumah apung, pengunjung bisa makan mi instan, atau sekadar menikmati kopi.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak