alexametrics

Peduli Koin Rupiah, BI Kumpulkan Uang Logam Senilai Rp436 Juta

  • Petugas memilah uang logam rupiah dari penukaran warga dalam acara Peduli Koin Rupiah, di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur.
  • Petugas memilah uang logam rupiah dari penukaran warga dalam acara Peduli Koin Rupiah, di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur.
  • Peduli Koin Rupiah ini sebagai wujud kepedulian BI terhadap peredaran uang logam yang cenderung idle atau diam mengendap di masyarakat. Sebanyak Rp436 juta atau tepatnya Rp436.861800 uang logam berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut.
  • Peduli Koin Rupiah ini sebagai wujud kepedulian BI terhadap peredaran uang logam yang cenderung idle atau diam mengendap di masyarakat. Sebanyak Rp436 juta atau tepatnya Rp436.861800 uang logam berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut.
  • Uang logam yang terkumpul akan dipilah oleh BI dan yang layak edar akan didistribusikan kembali ke masyarakat melalui perbankan. BI mencatat, selama tahun 2019 telah mengedarkan Rp39,077 miliar uang logam kepada masyarakat, namun hanya 0,41%-nya atau Rp164 juta yang kembali ke BI.
  • Petugas memilah uang logam rupiah dari penukaran warga dalam acara Peduli Koin Rupiah, di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur, Minggu (19/1/2020).

Petugas memilah uang logam rupiah dari penukaran warga dalam acara Peduli Koin Rupiah, di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur, Minggu (19/1/2020). Peduli Koin Rupiah ini sebagai wujud kepedulian BI terhadap peredaran uang logam yang cenderung idle atau diam mengendap di masyarakat. Sebanyak Rp436 juta atau tepatnya Rp436.861800 uang logam berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut.

Uang logam yang terkumpul akan dipilah oleh BI dan yang layak edar akan didistribusikan kembali ke masyarakat melalui perbankan. BI mencatat, selama tahun 2019 telah mengedarkan Rp39,077 miliar uang logam kepada masyarakat, namun hanya 0,41%-nya atau Rp164 juta yang kembali ke BI.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak