alexametrics

Sembahyang Imlek di Kelenteng Dewi Kwan Im

  • Ribuan masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan cara sembahyang di Kelenteng Dewi Kwan Im, kawasan 10 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan.
  • Ribuan masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan cara sembahyang di Kelenteng Dewi Kwan Im, kawasan 10 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan.
  • Ribuan masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan cara sembahyang di Kelenteng Dewi Kwan Im, kawasan 10 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan.
  • Ribuan masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan cara sembahyang di Kelenteng Dewi Kwan Im, kawasan 10 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan.
  • Sembahyang ini dilakukan sebagai ucapan rasa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan dan mengharapkan kembali keberuntungan di tahun baru Imlek 2571
  • Panitian membakar garu yang merupakan pesanan dari jemaat.
  • Sembahyang ini dilakukan sebagai ucapan rasa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan dan mengharapkan kembali keberuntungan di tahun baru Imlek 2571
  • Sebagian besar masyarakat Tionghoa melakukan ritual melepaskan burung pipit untuk menjauhkan sial.
  • Aparat kepolisian berjaga mengamankan jalannya sembahyang merayakan Tmlek 2571.
  • Sembahyang ini dilakukan sebagai ucapan rasa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan dan mengharapkan kembali keberuntungan di tahun baru Imlek 2571
  • Sembahyang ini dilakukan sebagai ucapan rasa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan dan mengharapkan kembali keberuntungan di tahun baru Imlek 2571
  • Ribuan masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan cara sembahyang di Kelenteng Dewi Kwan Im, kawasan 10 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/1/2020).

Ribuan masyarakat keturunan Tionghoa merayakan Imlek dengan cara sembahyang di Kelenteng Dewi Kwan Im, kawasan 10 Ulu, Palembang, Jumat (24/1/2020). Sembahyang ini dilakukan sebagai ucapan rasa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan dan mengharapkan kembali keberuntungan di tahun baru Imlek 2571. Perayaan ini dimeriahkan dengan berbagai ornamen yang dipasang untuk mempercantik kelenteng, seperti lampion yang disusun di halaman kelenteng. Sebagian besar masyarakat Tionghoa melakukan ritual melepaskan burung pipit untuk menjauhkan sial. Burung pipit yang banyak dijajakan di depan kelenteng ini dijual Rp 2 ribu per ekor.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak