alexametrics

Peneliti ITS Kembangkan Tabir Surya dari Tanaman Sambiloto

  • Peneliti sekaligus dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Fredy Kurniawan, mendemonstrasikan proses pembuatan produk kosmetik berupa tabir surya berbahan tanaman sambiloto, di Laboratorium Departemen Kimia ITS Surabaya, Jawa Timur.
  • Pemanfaatan dan pengembangan ekstrak tanaman sambiloto sebagai anti radiasi Ultraviolet (UV) yang bisa dibuat tabir surya ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari aset alami negara Indonesia.
  • Pemanfaatan dan pengembangan ekstrak tanaman sambiloto sebagai anti radiasi Ultraviolet (UV) yang bisa dibuat tabir surya ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari aset alami negara Indonesia.
  • Pemanfaatan dan pengembangan ekstrak tanaman sambiloto sebagai anti radiasi Ultraviolet (UV) yang bisa dibuat tabir surya ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari aset alami negara Indonesia.
  • Pemanfaatan dan pengembangan ekstrak tanaman sambiloto sebagai anti radiasi Ultraviolet (UV) yang bisa dibuat tabir surya ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari aset alami negara Indonesia.
  • Peneliti sekaligus dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Fredy Kurniawan, mendemonstrasikan proses pembuatan produk kosmetik berupa tabir surya berbahan tanaman sambiloto, di Laboratorium Departemen Kimia ITS Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/1/2020).

Peneliti sekaligus dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Fredy Kurniawan, mendemonstrasikan proses pembuatan produk kosmetik berupa tabir surya berbahan tanaman sambiloto, di Laboratorium Departemen Kimia ITS Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/1/2020). Pemanfaatan dan pengembangan ekstrak tanaman sambiloto sebagai anti radiasi Ultraviolet (UV) yang bisa dibuat tabir surya ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari aset alami negara Indonesia.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak