alexametrics

Bank DBS Indonesia Berbagi Pandangan Ekonomi di JFCC Forum

  • Kepala Ekonom Bank DBS Indonesia Dr Masyita Crystallin (dua kiri) memberikan paparan terkait prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 dalam acara Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC), Jakarta.
  • Kepala Ekonom Bank DBS Indonesia Dr Masyita Crystallin (tengah)) memberikan paparan terkait prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 dalam acara Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC), Jakarta.
  • Bank DBS Indonesia memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara yang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 5% selama satu tahun terakhir di mana negara lain seperti India, Filipina dan Taiwan mengalami perlambatan ekonomi. Kondisi ini merupakan awal yang bagus untuk perekonomian Indonesia untuk tumbuh lebih baik lagi di tahun 2020 dengan rangkaian kebijakan yang sudah disusun oleh Menteri Keuangan dan Bank Indonesia, salah satunya Omnibus Law.
  • (Kiri-kanan) Ekonom World Bank Federico Gil Sanders, Kepala Ekonom Bank DBS Indonesia Dr Masyita Crystallin, Moderator Edward Davies, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Keuangan Fiskal Kementerian Keuangan dan Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Firman Mochtar menyampaikan paparan terkait prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 dalam acara Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC), Jakarta, Selasa (4/2/2020).

(Kiri-kanan) Ekonom World Bank Federico Gil Sanders, Kepala Ekonom Bank DBS Indonesia Dr Masyita Crystallin, Moderator Edward Davies, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Keuangan Fiskal Kementerian Keuangan dan Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Firman Mochtar menyampaikan paparan terkait prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 dalam acara Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC), Jakarta, Selasa (4/2/2020). Bank DBS Indonesia memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara yang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 5% selama satu tahun terakhir di mana negara lain seperti India, Filipina dan Taiwan mengalami perlambatan ekonomi. Kondisi ini merupakan awal yang bagus untuk perekonomian Indonesia untuk tumbuh lebih baik lagi di tahun 2020 dengan rangkaian kebijakan yang sudah disusun oleh Menteri Keuangan dan Bank Indonesia, salah satunya Omnibus Law.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak