alexametrics

Melintas di Jembatan Youtefa, Ikon Baru Kota Jayapura

  • Kini, jembatan yang biasa dikenal dengan sebutan jembatan Merah ini menjadi ikon baru Kota Jayapura sebagai simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.
  • Kini, jembatan yang biasa dikenal dengan sebutan jembatan Merah ini menjadi ikon baru Kota Jayapura sebagai simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.
  • Kini, jembatan yang biasa dikenal dengan sebutan jembatan Merah ini menjadi ikon baru Kota Jayapura sebagai simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.
  • Jembatan yang sebelumnya bernama jembatan Holtekamp ini membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter di atas Teluk Youtefa dihiasi dengan dua buah pelengkung baja berwarna merah nan megah.
  • Jembatan yang sebelumnya bernama jembatan Holtekamp ini membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter di atas Teluk Youtefa dihiasi dengan dua buah pelengkung baja berwarna merah nan megah.
  • Jembatan yang sebelumnya bernama jembatan Holtekamp ini membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter di atas Teluk Youtefa dihiasi dengan dua buah pelengkung baja berwarna merah nan megah.
  • Kendaraan melintas di jembatan Youtefa yang berada di Kota Jayapura, Papua, Rabu (5/2/2020).

Kendaraan melintas di jembatan Youtefa yang berada di Kota Jayapura, Papua, Rabu (5/2/2020). Jembatan yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 28 Oktober 2019 ini menelan dana sekitar Rp1,8 triliun yang bersumber dari APBN.

Jembatan yang sebelumnya bernama jembatan Holtekamp ini membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter di atas Teluk Youtefa dihiasi dengan dua buah pelengkung baja berwarna merah nan megah.

Kini, jembatan yang biasa dikenal dengan sebutan jembatan Merah ini menjadi ikon baru Kota Jayapura sebagai simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak