alexametrics

Leprid Beri Penghargaan Difabel Bersepeda Onthel Banyuwangi-Aceh

  • Penyandang tuna daksa Nanang Setiawan mengayuh sepeda onthelnya seusai mendapatkan piagam penghargaan dari Leprid.
  • Penyandang tuna daksa Nanang Setiawan mengayuh sepeda onthelnya seusai mendapatkan piagam penghargaan dari Leprid.
  • Penyandang tuna daksa Nanang Setiawan bersiap mengayuh sepeda onthelnya seusai mendapatkan piagam penghargaan dari Leprid.
  • Nanang bersama Erwin mendapatkan penghargaan Leprid atas rekor tuna daksa dan tuna rungu pertama di Indonesia yang bersepeda onthel dari Banyuwangi (Jawa Timur) menuju Kilometer Nol Sabang (Nangroe Aceh Darussalam) dengan menempuh jarak 6.629 kilometer.
  • Nanang bersama Erwin mendapatkan penghargaan Leprid atas rekor tuna daksa dan tuna rungu pertama di Indonesia yang bersepeda onthel dari Banyuwangi (Jawa Timur) menuju Kilometer Nol Sabang (Nangroe Aceh Darussalam) dengan menempuh jarak 6.629 kilometer.
  • Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) Paulus Pangka (kanan) menyerahkan piagam penghargaan kepada dua pesepeda difabel, yakni penyandang tuna daksa Nanang Setiawan (tengah) dan penyandang tuna rungu Erwin Aditya Eka Nur Hakiki (kiri) di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/2/2020).

Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) Paulus Pangka menyerahkan piagam penghargaan kepada dua pesepeda difabel, yakni penyandang tuna daksa Nanang Setiawan (kedua kanan) dan penyandang tuna rungu Erwin Aditya Eka Nur Hakiki (kiri) di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/2/2020). Nanang bersama Erwin mendapatkan penghargaan Leprid atas rekor tuna daksa dan tuna rungu pertama di Indonesia yang bersepeda onthel dari Banyuwangi (Jawa Timur) menuju Kilometer Nol Sabang (Nangroe Aceh? Darussalam) dengan menempuh jarak 6.629 kilometer.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak