alexametrics

Menjelajah Hutan Masa Kini di Bukit Peramun

  • Kita dapat menggunakan aplikasi pemindai barcode untuk mendapatkan informasi tentang pohon yang ada di hutan Bukit Peramun.
  • Jika beruntung, kita bisa menjumpai binatang Tarsius saat menyusuri kawasan Bukit Peramun di malam hari.
  • Sejauh mata memandang dari puncak Bukit Peramun, kita dapat melihat hamparan hutan hijau.
  • Sejauh mata memandang dari puncak Bukit Peramun, kita dapat melihat hamparan hutan hijau.
  • Batu Kembar merupakan salah satu daya tarik Bukit Peramun. Lokasi ini menjadi tempat favorit untuk berfoto.
  • Batu Kembar merupakan salah satu daya tarik Bukit Peramun. Lokasi ini menjadi tempat favorit untuk berfoto.
  • Di puncak Bukit Peramun ada lokasi berfoto berupa mobil terbang.
  • Untuk mencapai puncak Bukit Peramun kita harus berjalan selama kurang lebih 20 menit.
  • Di tengah hutan Bukit Peramun terdapat jembatan gantung yang sangat instagramable.
  • Monyet merupakan binatang khas yang menghuni hutan Bukit Peramun.
  • Sejumlah peringatan terpasang di beberapa titik sepanjang jalan menuju puncak Bukti Peramun.
  • Sejumlah peringatan terpasang di beberapa titik sepanjang jalan menuju puncak Bukti Peramun.
  • Pengunjung dapat memanfaatkan alat virtual rality untuk berwisata virtual di Bukit Peramun.
  • Sebagian besar kawasan Bukit Peramun berupa hutan, dengan 147 jenis pohon yang sebagian berkhasiat sebagai obat, 8 jenis tanaman anggrek dan 30 jenis lumut.
  • Papan penunjuk arah terpasang di area pintu masuk kawasan hutan Bukit Peramun.
  • Pengunjung menikmati perjalanan menyusuri kawasan hutan Bukit Peramun.
  • Memasuki kawasan hutan, kita langsung disuguhi berbagai jenis pohon dengan usia yang berbeda-beda.
  • Memasuki kawasan hutan, kita langsung disuguhi berbagai jenis pohon dengan usia yang berbeda-beda.
  • Memasuki kawasan hutan, kita langsung disuguhi berbagai jenis pohon dengan usia yang berbeda-beda.
  • Pengunjung melakukan scan barcode yang terpasang di salah satu pohon di kawasan hutan Bukit Peramun untuk mendapatkan informasi mengenai pohon tersebut.

Ingin cari spot foto keren, instagramable dengan pemandangan eksotik, atau ingin melek per-hutan-an? Tak salah jika anda berwisata ke Bukit Peramun Belitung. Kawasan binaan BCA yang telah diresmikan beberapa waktu lalu ini memiliki keistimewaan sendiri karena banyaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat-obatan.

Bukit Peramun terletak tidak jauh dari pusat kota Belitung, kurang lebih 21,8 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dari Bandara Hanandjoeddin. Berada di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Bukit Peramun memiliki luas sekitar 115 hektar.

Sebagian besar kawasan Bukit Peramun berupa hutan, dengan 147 jenis pohon yang sebagian berkhasiat sebagai obat, 8 jenis tanaman anggrek dan 30 jenis lumut. Ada juga bebatuan yang menonjol ke permukaan, karena Bukit Peramun pada dasarnya merupakan hutan granit.

Memasuki kawasan hutan, kita langsung disuguhi berbagai jenis pohon dengan usia yang berbeda-beda. Unikknya, pada beberapa pohon ditempelkan papan barcode. Setelah discan menggunakan aplikasi pemindai barcode pada smartphone, kita langsung mendapatkan informasi tentang pohon tersebut, mulai dari nama, usia serta asal pohon.

Memang, hutan ini telah tersentuh teknologi digital. Adalah Komunitas Arsel, yang dengan gigih memadukan wisata hutan dengan dunia digital. Menggandeng BCA, Komunitas Arsel terus melakukan inovasi wisata, salah satunya dengan membuat sebuah aplikasi bernama PeramunHill.

Aplikasi tersebut menghadirkan berbagai fitur yang bertujuan memberikan gambaran keindahan alam yang ada di Bukit Peramun serta virtual guide ketika sedang eksplore di Bukit Peramun. Tidak hanya itu, berwisata ke Bukit Peramun bakal lebih lengkap dengan aplikasi lainnya seperti Virtual Zoo, KEPO (Kenali Pohon), Spot Foto Virtual, serta Online Maps Navigation.

(rat)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak